Siapakah Tokoh Subang Terpopuler Berdasarkan Hasil Survey ?

KOTASUBANG.com, Subang – Salah satu Masalah yang dihadapi pada zaman Informasi saat ini khususnya apa yang telah terjadi didunia digital (sosial) media adalah munculnya fenomena mobocracy (yaitu pemerintahan yg dijalankan dan didukung oleh orang yang tidak berilmu). Proses ini diawali dengan situasi yang terjadi di sosmed dimana informasi bertebaran luar biasa namun miskin makna dan diskusi yang mendalam. Ketika polarisasi pendapat terjadi, tidak dapat didudukan dalam meja pengambilan keputusan dengan adu argumen yang beradab. Hasil akhirnya, terjadi ketidakpercayaan antara individu, publik dan pemerintah. Hal itu diungkapkan ketua LPPM STIESA, Gugyh Susandy pada acara diskusi dan Launching Subang Strategic Information Center (SSIC) yang digelar di Graha Pena Pasundan Ekspres, jalan Ahmad Yani 110, Subang, Sabtu (14/1/2016).

“Sedangkan salah satu solusi dari masalah ini adalah dengan terlibatnya individu dan masyarakat dalam sistem informasi yang fokus pada sistem pendukung keputusan (decision support system). Untuk itulah SSIC ini penting untuk hadir memberikan kontribusinya sebagai pusat data dan acuan informasi strategis Subang,”kata Gugyh.

Salah satu pendiri SSIC, Yanu Endar Prasetyo mengungkapkan SSIC ini memiliki visi besar untuk menjadi pusat acuan data dan informasi strategis yang transparan dan independen di Kabupaten Subang.

“Dan misi yang akan kami jalankan adalah melakukan pendataan, pengkajian, penelaahan, penelitian dan penyampaian informasi yang ilmiah dan akurat secara berkala kepada Publik Subang, menyusun publikasi terkait data dan informasi perubahan sosial di kabupaten Subang dan membuka layanan konsultasi publik,” ungkap sosiolog yang kini tengah menempuh pendidikan doktoralnya di University of Missouri, USA. 

Sementara pakar hukum Universitas Ekasakti Padang, Dr. Otong Rosadi mengungkapkan hadirnya SSIC, tidak hanya bermanfaat bagi Pemkab Subang dan warganya untuk mengetahui, memahami dan mengerti kondisi Subang.
Pengetahuan dan pemahaman yang benar dari data yang benar sangat penting untuk menjadi landasan empiris bagi Pemkab Subang dan pelaku usaha untuk menyusun kebijakan Subang berikutnya.
“Misalnya jika Survei yang dilakukan SSIC tentang Kepuasan Kinerja Pemkab Subang, maka hasilnya akan menjadi bahan bagi Pemerintah mengetahui apakah aparaturnya menjalankan tupoksinya berdasarkan pada satndar yang sudah dibuat (Standar Pelayanan Minimum-SPM) setiap Unit (baca: OPD) masing-masing,” jelasnya.

Dalam peluncurannya Sabtu lalu, SSIC merilis survey pertamanya mengenai popularitas tokoh-tokoh di Subang. Siapakah tokoh paling populer berdasarkan hasil survey tersebut? simak beritanya di kotasubang.com, Senin (16/1/2017)