Event : Gerakan Literasi Bari Ngadagoan Bulan Mayung di Desa Wisata Cibuluh

KOTASUBANG.com, Tanjungsiang – Unit pariwisata BUMDES Tarungjaya bekerjasama dengan Yayasan Bale Budaya Bandung (YB3) sebagai mitra pendampingan program, akan menyelenggarakan kegiatan bulanan MULAN dengan tema “Ngadagoan Bulan Mayung”, pada hari Sabtu, 14 januari 2017, mulai pukul 19.00 di Saung mulan, kampung Bolang 3, desa Cibuluh, Kec. Tanjungsiang, Subang. Ini merupakan salah satu kegiatan promosi wisata #Desawisatacibuluh.

Dalam acara Mulan kali ini akan diisi dengan penampilan musik balada oleh Ferry Curtis untuk advokasi ” Gerakan Literasi Desa”. Ferry Curtis adalah pemusik balada, yang mengadvokasi tentang literasi di berbagai daerah di Indonesia. Pada saat yang sama juga akan di-launching Perpustakaan Kampung yang ditandai dengan hibah buku dari YB3 dan Gedung Indonesia Menggugat Bandung.

Gerakan literasi melalui pendirian perpustakaan ini dipandang strategis, sebagai upaya untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat secara mandiri. Gerakan ini akan dilanjutkan denfan praktik literasi pada program pendampingan. (baca juga : Festival 7 Sungai di Desa Wisata Dunia, Menuju Festival Tingkat Dunia)

Apakah Mulan itu ??

“Mulan (bhs Sunda), adalah kegiatan yang dilakukan pada saat purnama. Di masa lalu, pada saat belum ada listrik dan televisi, pada saat bulan purnama, masyarakat desa biasa keluar halaman rumah menikmati terangnya bulan purnama. Anak anak bermain sondah, ucing sumput, dan sejenisnya. Orang tua mengawasi anak anak itu sambil ngobrol antar sesama.

Ada juga, yang memanfaatkan terang bulan tersebut, dengan kegiatan di sungai, seperti ngecrik atau memasang bubu (perangkap ikan). Pada bulan tertentu, bisanya bulan Maulud (hijriah), kegiatan mulan, biasanya dilanjutkan dengan tradisi ngabungbang, yaitu mandi bersama di sungai.

Kini, tradisi mulan tersebut sudah hilang karena cahaya bulan sudah kalah oleh terangnya kerlap kerlip lampu listrik. Tradisi tersebut kini dihidupkan lagi di Desa Wisata Cibuluh. Kegiatanpun tiap bulan dikemas dalam berbagai tema. Pada bulan januari 2017 ini, mengangkat tema “Ngadagoan Bulan Mayung” yang artinya menunggu purnama sampai berada di puncak kulminasi, dengan menampilkan kegiatan seni karinding, ngobrol bebas (ngawangkong) sambil bakar singkong atau pisang. Semuanya dikemas dengan santai dan rileks, penuh keakraban. Keesokan harinya, kegiatan bisa dilanjutkan dengan jelajah kampung untuk menikmati berbagai aktifitas warga, atau arung jeram di sungai.

Kepada pengunjung dipersilahkan membawa sendiri perlengkapan mulan, sleeping bag atau sarung, sarung tangan, dan handuk. Kegiatan ini dipusatkan di halaman saung mulan, yaitu sebuah saung dengan halaman yang cukup luas dan tertata apik yang digunakan untuk menikmati bulan. Halaman ini berada di ketinggian tanpa terhalang sehingga dapat melihat bulan sejak terbit dari balik gunung Tampomas di ufuk timur, hingga condong ke ufuk barat. Kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan pariwisata pedesaan, yang dirancang oleh lembaga mitra pendamping Yayasan Bale Budaya Bandung (YB3) bekerjasama dengan BUMDES Tarungjaya dalam rangka membangun Desa Wisata Cibuluh.

Kegiatan berada di kampung Bolang, desa Cibuluh, kecamatan Tanjungsiang, kabupaten Subang. Untuk sampai ke lokasi bisa melalui jalan Cagak menuju Sumedang atau sebaliknya. Yu Ulin ka Subang! (baca juga : Serunya Melihat Bulan, Main di Sungai dan Belajar Sejarah di Desa Wisata Cibuluh)