Jalan Raya Dawuan-Jambelaer Rusak Parah Karena Truk Pasir, Pemkab Subang Tak Berdaya

KOTASUBANG.com, Subang – Jalan raya Dawuan – Jambelaer dalam kondisi rusak parah, penyebabnya truk-truk pengangkut over tonase yang lalu-lalang di jalanan tersebut. Warga yang tinggal di daerah tersebut sudah berulang kali berunjuk rasa memprotes rusaknya jalan yang merupakan urat nadi perekonomian mereka. Terakhir, Kamis kemarin (20/10/2016) puluhan ibu-ibu desa Cisampih yang berdemo dengan menghadang truk-truk pengangkut pasir karena sudah tidak tahan dengan kondisi jalan yang setiap hari mereka gunakan.

Di media sosial kegeraman warga Subang atas rusaknya jalan akibat truk-truk pasir tampak dari banyaknya komentar dukungan terhadap ibu-ibu yang melakukan demonstrasi tersebut. Foto-foto demontrasi ibu-ibu dan kerusakan jalan akibat truk pasir dibagikan ratusan kali oleh para netizen yang geram dengan tak berdayanya pemerintah dalam mengatasi hal ini.

Mantak emosi jiwa…segala usaha masyarakat cisampih tidak ada respon sedikit pun.baik dri pemerintahan maupun pihak pengusaha pasir”, tulis pemilik akun Mhella Setiawan.

“Cisampih mah didesa ge asa pahatulalis, t gaduh indung bapa, ibu2 trn ka jln ge lurahna ttp mata ttp telinga duka nyempod dmn? Ditaros ku wartawan, polisi, walerna teu terang…. ,,,pami kabupaten gaduh indung kitu? Pami gaduh piraku anak2na cingjarerit diantep wae…,, bilih peryogi demo deui, yu ah.. Abdi siap dibarisan plg dpn demi kemerdekaan kt brsm,” tulis pemilik akun Dian Nurdianah.

Berdasarkan pantauan KOTASUBANG.com, jalan raya Dawuan – Jambelaer pada ruas Dawuan Kaler – Dawuan Kidul diperbaiki sekitar sebulan yang lalu dengan kualitas yang buruk. Seminggu kemudian jalan tersebut rusak kembali seperti sediakala digilas beban over tonase ratusan truk pasir.