Civitas Academica Subang Perlu Memahami Tax Amnesty

KOTASUBANG.com, Subang – Tax Center STIE Sutaadmaja (STIESA) bekerjasama dengan KPP Pratama Subang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Amnesti Pajak bagi Civitas Academica dan Mahasiswa se-Subang di Aula Baru kampus tersebut, Kamis (29/9). Kegiatan ini selain bertujuan untuk menyebarkan seluas-luasnya informasi dan pemahaman kebijakan Amnesti Pajak ke seluruh lapisan masyarakat, juga untuk mengasah kepekaan kalangan akademisi dalam merespon permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait perpajakan.

Materi kegiatan sosialisasi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pengawasan KPP Pratama Subang, Kristanto Nirboyo dan Kasi Penyuluhan, Mohamad Khusaeri. Kegiatan sosialisasi diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri dari para mahasiswa, dosen dan masyarakat umum. KPP Pratama Subang gencar melaksanakan sosialisasi Amnesti Pajak agar masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Sosialisasi Amnesti Pajak di Kabupaten Subang telah dilakukan ke berbagai kalangan, seperti perbankan, asosiasi-asosiasi pengusaha, para pejabat pemerintah, TNI, Polri, Perusahaan, Koperasi bahkan para Kepala Desa. Dan pada saat ini di kalangan akademisi” papar Khusaeri, Kasi penyuluhan KPP Pratama Subang.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sampai akhir September ini, banyak sekali wajib pajak yang sudah menyampaikan deklarasi harta dan membayar uang tebusan Amnesti Pajak di Subang.

tax-amnesty-stiesa

“Amnesti Pajak ini mulai berlaku sejak 1 Juli 2016 sampai dengan 31 Maret 2017. Namun demikian berlaku tarif uang tebusan yang berbeda setiap tiga bulannya dan sampai dengan akhir September ini berlaku tarif 2%” terang Kristanto secara detail.

Dia berharap masyarakat Subang bisa memanfaatkan kesempatan yang sangat menguntungkan bagi wajib pajak ini.

Sementara itu Ketua Tax Center STIESA Asri Suangga mengatakan mahasiswa dan dosen adalah bagian dari masyarakat, sehingga perlu juga mengetahui tentang problem yang dihadapi masyarakat khususnya tentang Amnesti Pajak. Menurut Asri, mahasiswa dan dosen bisa mengembangkan pengetahuan tentang Amnesti Pajak dengan melakukan penelitian-penelitian.

“Tax Center STIESA juga siap untuk menjadi rujukan dan tempat bertanya bagi masyarakat tentang kebijakan perpajakan” kata Asri.