Pelabuhan Patimban Buka Peluang Lebih Besar Produk Subang Untuk Ekspor

KOTASUBANG.com, Subang – Tak lama lagi wajah Subang akan berubah, tahun 2017 nanti pelabuhan Patimban di Kecamatan Pusakanagara akan dibangun. Pelabuhan ini diprediksi akan melebihi pelabuhan Tanjung Priok, bahkan kemungkinan akan menjadi yang terbesar di ASEAN. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Kabupaten Subang, Mochamad Solihin ketika membuka acara “Peningkatan Daya Saing Produk UMKM untuk Menghadapi Pasar Global” di ruang rapat Bappeda Subang, Selasa (27/9/2016).

“Peluang ekspor produk Subang terbuka lebar dengan adanya pelabuhan tersebut, karenanya harus dipersiapkan sehingga daya saing produk Subang tidak kalah dengan daerah lain di Jabar, nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut Nunu Idris dari Asosiasi Eksportir dan Produsen Handycraft Indonesia (ASEPHI). Dirinya mengungkapkan bahwa pasar kriya atau handycraft di luar negeri masih terbuka lebar asalkan kualitasnya sesuai standar ekspor.

“Saat ini ekspor kriya masih menduduki posisi 2 ekspor Indonesia, luar negeri menyukai produk handmadebuatan Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu pembicara lainnya Elivas Simatupang dari Bappeda Cimahi mengungkapkan strategi pengembangan UMKM di Subang harus dilakukan secara kolektif artinya harus segera ditentukan sentra-sentra yang kemudian membentuk kluster.

“Jika UMKMnya sudah bergerak secara kolektif maka akan lebih mudah bagi UMKM jika ingin melakukan ekspor atau masuk ke pasar modern,” katanya.

Hal itu juga diungkapkan oleh pendamping PLUT KUMKM Subang. Menurutnya dengan penentuan sentra-sentra dan kluster di Kabupaten Subang pembinaan ke UMKM akan lebih mudah dan terarah, sehingga akan timbul produk-produk yang benar-benar menjadi unggulan Subang.

Mengenai hal ini Kabid Ekonomi Bappeda, Mochamad Solihin mengatakan, bahwa tahun depan sentra-sentra di Kabupaten Subang akan segera ditetapkan.