Horee… Tak Lama Lagi Izin Usaha Mikro Kecil Gratis !

KOTASUBANG.com, Subang – Kabar baik bagi para pengusaha mikro dan kecil di Kabupaten Subang, pasalnya tak lama lagi perizinan usaha untuk mereka dapat diperoleh secara gratis. Hal itu terungkap dalam acara Konsolidasi dan Pembekalan IUMK yang digelar di hotel Grant, Jalan Ahmad Yani, Subang, Selasa (30/8/2016). Para pelaku usaha cukup mendaftarkan usahanya saja di kantor Kecamatan masing-masing, nantinya camat akan langsung memberikan surat tanda legalisasi usaha / Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) jika syarat usahanya sesuai dengan aturan. Tak hanya mendapatkan surat legalitas, para pelaku usaha juga akan memperoleh kartu IUMK dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan seluruh kecamatan dan pendamping PLUT KUMKM Subang yang akan terjun langsung dalam pengawalan proses pembuatan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) nantinya. Turut hadir dalam acara tersebut Deputi bidang Restukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Ir. Yuana Setyorini, MM.

“IUMK ini merupakan simplifikasi izin bagi para pelaku usaha mikro dan kecil sehingga ke depan tidak perlu lagi SIUP bagi pelaku usaha mikro dan kecil,” ujar Yuana dalam sambutannya.

Yuana Setyowati mengatakan dasar hukum penerbitan IUMK adalah UU nomor 20 tahun 2008, Perpres No.98 tahun 2014, Nota Kesepahaman 3 menteri yaitu Kemendagri, Kemenkop dan UKM dan Kemendag serta 2 lembaga yaitu BRI dan Assipindo. Sedangkan untuk Subang Perbup mengenai IUMK ini sudah keluar sejak Desember 2015 lalu, namun belum bisa direalisasikan.

“Kemenkop dan UKM sangat concern pada implemetasi IUMK di daerah, karenanya untuk mempercepat realisasi itu maka Kemenkop UKM menggelar acara Pembekalan IUMK ini,” katanya.

Deputi mengatakan dalam realisasinya penerbitan IUMK ini menghadapi beberapa kendala, di Jawa Barat saja baru 14 Kota/Kabupaten yang telah menerbitkan Perbup tentang IUMK ini, Subang termasuk salah satu diantaranya.

Di beberapa daerah salah hal yang menjadi pengganjal terbitnya Perbup adalah akan hilangnya pendapatan daerah dari pendaftaran SIUP, padahal menurut Deputi meskipun pendapatan dari pendaftaran SIUP hilang akan ada benefit lain yang equal bahkan lebih besar dengan digratiskannya izin usaha melalui IUMK ini.

“Dengan digratiskannya izin usaha ini akan ada multiplier effect, yaitu meningkatnya pelaku usaha yang pada akhirnya juga akan meningkatkan pendapatan daerah dari berkembangnya sektor rill di daerah,” ujarnya.

Pada pelaksanaannya nanti para pendamping PLUT KUMKM juga akan dilibatkan untuk membantu para pelaku usaha untuk bisa mendapatkan IUMK tersebut.

“Di PLUT KUMKM Subang sudah ada pendamping kelembagaan yang siap membantu para UKM untuk mendapatkan IUMK,” lanjut Deputi.

Peluncuran IUMK di Kabupaten Subang rencananya akan diselenggarakan bersamaan dengan peresmian gedung PLUT KUMKM Subang, Oktober mendatang.