Manifesto Perubahan #SubangBARU Dideklarasikan, TRPIP Dibubarkan!

KOTASUBANG.com, Subang – Malam itu Sabtu (20/8/2016) gedung yang sudah lama tak digunakan itu kembali berdenyut. Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW), gedung itu menjadi saksi sebuah pergerakan para relawan yang mencintai tanah tempat kelahiran dan persinggahannya, Subang. Di malam itu, dalam suasana yang syahdu sebuah Manifesto dideklarasikan. Dibacakan oleh H. Ade Mulyana, S.Pd, M.Pd., Manifesto Perubahan #SubangBARU adalah sebuah pernyataan sikap yang mengajak berbagai elemen untuk bersama-sama merekonstruksi (menataulang) Subang menjadi menjadi lebih baik dalam gerakan #SubangBARU.

14115489_168266056935632_8588509166006118184_o

H. Ade Mulyana membacakan deklarasi Manifesto Perubahan SubangBARU

dani 2

Ketua TRPIP Dani Afgani, S.Pd memberikan sambutan

13996273_168265143602390_6571177218308138378_o

Gugyh Susandy, SE, M.Si mereview gerakan TRPIP

14086274_168265256935712_3961984180229606485_o

Yanu Endar Prasetyo,S.Sos, M.Si mereview buku #SubangBARU

Deklarasi ini sekaligus juga menandai dibubarkannya Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) yang merupakan embrio lahirnya gerakan #SubangBARU. Dalam acara tersebut dilakukan pula Soft Launching Buku Manifesto Perubahan #SubangBARU.

Acara diawali dengan review mengenai TRPIP oleh salah satu pendirinya Gugyh Susandy, SE, M.Si. Gugyh menjelaskan, Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik adalah badan hukum perkumpulan para relawan dari berbagai elemen masyarakat yang mencita-citakan sosial control masyarakat yang benar sehingga mampu melahirkan kesadaran umum (pada diri masyarakat dan aparatur) dan dapat melahirkan pemimpin (figur), dan sistem kepemimpinan (peraturan) yang kokoh dan melayani.

pa nandang 2

Nandang Kusnandar dan Yayasan Sentra Budaya Buah Sadulur mengungkapkan pandangannya mengenai TRPIP

14102980_168264970269074_2255155880630324658_o

H. Mochamad Solihin dari Bappeda mengungkapkan pandangannya terhadap TRPIP

13996028_168264936935744_8323683378730623502_o

Pembina Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Hj. Dewi Nirmalasari mengungkapkan pandangannya terhadap TRPIP

“Sejak awal berdirinya TRPIP telah disadari bahwa TRPIP adalah rumah singgah dan pertemuan para relawan yang telah memiliki rumah masing-masing. TRPIP hadir untuk menyambung tali persaudaraan, mempertahankan semangat, menyamakan frekuensi, mengkaji bersama dalam ragam sudut pandangan sehingga menghasilkan berbagai diskusi, kajian yang pada akhirnya menuju sebuah Manifesto Perubahan #SubangBaru. Dengan telah lahirnya gerakan #SubangBaru maka sepatutnya hasil konkrit ini ditindaklanjuti oleh semua pihak, dan tiba saatnya TRPIP membubarkan dirinya.” ungkap Gugyh.

“TRPIP telah Menyuarakan, manifesto perubahan #SubangBaru telah dilahirkan menjadi Panduan, Tuhan yang akan Memenangkan… selamat memperjuangkan !!!”, lanjutnya.

14053781_168265383602366_5276026591263587665_o 14067749_168265500269021_2069914978251295481_o IMG_0398 14114996_168265286935709_6364825872086064068_o 14115563_168265760268995_4678835974699478437_o

Pendiri TRPIP lainnya Yanu Endar Prasetyo, S.Sos, M.Si, mengungkapkan #SubangBaru diharapkan menjadi gerakan sosial yang manifest (mewujud) dalam seluruh aspek kehidupan warga subang. Mindset baru, paradigma baru, sikap baru dan tata nilai baru untuk menata subang lebih baik. Baik dalam bidang politik, sosial, budaya, ekonomi, pertanian dan lain sebagainya.

“Hasil kajian TRPIP bisa  menjadi pembuka pintu gerbang gerakan sosial politik subang baru, mendorong orang-orang yang peduli dan ingin berkontribusi bagi kemajuan kabupaten Subang untuk berkumpul, berbagi dan bergotong royong sesuai dengan bidang yang ditekuninya masing-masing. TRPIP yang telah habis status hukumnya akan dilanjutkan dengan Subang Strategic Information Center (SSIC) dengan beberapa lembaga kajian yang terkait langsung dalam mendukung gerakan sosial #SubangBaru,” ungkapnya.

subangbaru 14068514_168266403602264_1699312267522129561_o

H. Mochamad Solihin dari Bappeda yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh TRPIP. Menurutnya hal ini merupakan salah satu contoh kekompakan masyarakat dengan pemerintahnya.

“Harus tetap ada kekompakan dan kepemimpinan yang solid dan kredibel untuk mewujudkan Subang Baru ke depan,” ujarnya.

Sementara itu penasihat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Dewi Nirmalasari mengucapkan selamat atas diluncurkannya buku #SubangBaru tersebut, buku ini menurutnya akan menjadi bahan untuk membangun kabupaten Subang ke depan.

‘Tak ada satu orang pun yang ingin Subang terpuruk. Kita sebagai masyarakat tidak harus saling mencaci maki. Kita juga tidakboleh apatis,tapi harus turut bicara, tapi dengan solusi seperti yang dilakukan TRPIP,” ungkapnya.