Warga Subang Harus Tangkap Peluang, Jangan Jadi Penonton Pelabuhan Patimban

KOTASUBANG.com – Hadirnya pelabuhan internasional Patimban yang akan dibangun mulai tahun 2017 mendatang harus bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat sekitarnya dan Kabupaten Subang pada umumnya. Baik Pemkab maupun masyarakat Subang harus pandai mengambil peluang memanfaatkan hadirnya pelabuhan tersebut, baik dalam tahap pembangunannya maupun setelah beroperasi nantinya. Hal itu menjadi salah satu hal yang mengemuka dalam diskusi #PatimbanEffect yang digelar oleh Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP), Dekopinda dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Aula Dekopinda, Jumat (29/7/2016).

#patimbaneffect subang baru 5

Peserta diskusi dari berbagai elemen masyarakat

Intinya dalam diskusi tersebut mengerucut bahwa Pemkab harus segera menyiapkan aturan / kebijakan untuk meminimalisir dampak negatif dari pembangunan pelabuhan dan memanfaatkan pelabuhan Patimban untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai Subang hanya menjadi penonton seperti halnya dengan pembangunan tol Cipali. Pemkab harus bisa bersikap tegas dengan kebijakannya dan mampu menangkap peluang untuk kesejahteraan masyarakat Subang,” ujar Galih Andika dari media Karawang Bekasi Ekspres.

patimbaneffect-subang-baru-2

Ketua Umum HIPMI Subang sekaligus ketua Koperasi Muda Subang, Dindin Lazuardin

Kelvie Pratama pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)  Subang mengatakan #PatimbanEffect, dampak positifnya harus dirasakan seluruh warga Subang.

“Dampak positifnya  harus dirasakan seluruh warga Subang. Industri yang dibangun menyusul pembangunan pelabuhan nantinya harus ada sinergitas dengan pengusaha lokal,” tegasnya.

Demikian juga dikatakan Ketua Umum HIPMI Subang sekaligus ketua Koperasi Muda Subang, Dindin Lazuardin. Menurutnya peluang yang sangat besar ini harus dapat dimanfaatkan anak muda dengan ide-ide usahanya.

“Peluang yang sangat besar untuk anak muda tersebut bisa dilakukan secara bersama-sama dengan melalui koperasi,” ungkapnya.

13735066_152196931875878_8055683491825044218_o

Moderator diskusi H.Ade Mulyana, S.Ag, Mpd bersama Drs. Suwitro Kabid Bina Usaha Dinkop UKM Kab. Subang

patimbaneffect-subang-baru-1

H. Solihin dari Bappeda Kab. Subang memberikan pandangannya

Sementara itu Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Koperasi dan UKM Kab. Subang Drs. Suwitro mengatakan, kata kunci untuk menyambut hadirnya pelabuhan internasional Patimban adalah “Daya Saing” yaitu bagaimana peningkatan SDM masyarakat sekitar dan warga Subang umumnya agar mampu bersaing dengan pendatang nantinya. Dirinya juga mengatakan menyambut hadirnya mega proyek tersebut harus dilakukan penguatan kelembagaan koperasi di sana dan usahanya.  Hal itu menurutnya salah satunya bisa memanfaatkan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha MIkro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Subang.

“Saat ini Dinas Koperasi dan UKM juga telah memiliki PLUT KUMKM Subang untuk mengembangkan produk unggulan kabupaten Subang, menumbuhkan wirausaha baru dan pengembangan koperasi,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan H Solihin dari Bappeda Subang, menurutnya warga Subang harus fokus menagkap peluang dan meningkatkan SDM menyambut hadirnya pelabuhan Patimban tersebut. (baca juga : Diskusi #PatimbanEffect : Rakyat Menunggu, Pemkab Harus Proaktif!!)