Malam Puncak Festival Titim Fatimah Berlangsung Meriah, Pesinden Kab. Bandung Jadi Jawara

KOTASUBANG.com, Subang – Malam final Pasanggiri Sinden Festival Titim Fatimah tingkat nasional berlangsung meriah, Rabu malam (20/7/2016). Ratusan orang menyaksikan acara yang digelar di halaman Wisma Karya tersebut. Para peserta lomba menampilkan persembahan terbaiknya. Lagu-lagu Titim Fatimah yang dibawakan para peserta mampu menghipnotis para penonton, membuat mereka bertahan menyaksikan gelaran yang menjadi kebanggaan warga Subang ini hingga akhir acara pukul 00.00 WIB.

Turut hadir dalam malam puncak festival Titim Fatimah tersebut Ketua Paguyuban Pasundan Prof. Dr. H.M. Didi Turmudji beserta jajarannya, Msi, Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih, Ketua DPRD Ir. Beni Rudiono, Sekda Abdurakhman dan beberapa pejabat lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Prof Dr HM Didi Turmudji, Msi mengapresiasi gelaran yang digelar Paguyuban Pasundan Cabang Subang ini, menurutnya Paguyuban Pasundan Cabang Subang merupakan salah satu cabang yang paling aktif.

9

Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Prof Dr HM Didi Turmudji

8

Penyerahan piagam penghargaan kepada peserta pameran museum nasional Festival Titim Fatimah

2b copy

Peserta lomba Festival Titim Fatimah

“Akar budaya sunda di Subang sangat kuat, terbukti Paguyuban Pasundan sudah ada di Subang sejak tahun 1928. Paguyuban Pasundan cabang Subang di bawah kepemimpinan H. Agustias Amin dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan seperti festival ini bisa menjadi contoh untuk paguyuban Pasundan di daerah lain,” ujarnya.

“Titim Fatimah merupakan tokoh urang Subang yang sudah menasional melalui karyanya. Mudah-mudahan generasi kita bisa menuruti jejak beliau. Hingga saat ini belum ada sinden yang bisa menandingi beliau.  Bayangkan ketika itu masyarakat rela jalan kaki 60 km untuk menonton beliau,” lanjutnya

6

Suara Sunda dari Kabupaten Bandung peseta Karawitan Innovation

7

Japa Art dari Kabupaten Subang peseta Karawitan Innovation

1

Melinda mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia asal Subang mempersembahkan kepiawaiannya memainkan rebab disela jalannya festival

Sementara Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih itu secara pribadi dan pemerintah  mengucapkan terimakasih atas penyelenggaraan festival ini.

“Festival ini akan terus kita laksanakan 2 tahun sekali agar nama Titim Fatimah terus diingat oleh generasi penerus kita. Titim fatimah adalah sosok perempuan tegar, semangatnya dan perjuangan karirnya harus menjadi tauladan. Beliau sudah mengharumkan Subang. Dan ketika itu beliau tetap mencintai Subang meskipun sudah sangat terkenal. Sangat patut diteladani,” ungkapnya.

10

Penyerahan piagam untuk 5 terbaik festival Karawitan Innovation oleh ketua DPRD Subang Ir. Beni Rudiono

12

Foto bersama pemenang festival Titim Fatimah 2016

11

Juara pertama Festival Titim Fatimah 2016 pesinden asal Kabupaten Bandung, Juju Sulastri.

Tampil sebagai pinunjul 1 dalam festival Titim Fatimah kali ini pesinden asal Kabupaten Bandung Juju Sulastri. disusul juara ke-2 pesinden asal Sumedang Engkar Karmanah. Selanjutnya pinunjul ke-3 hingga 6 berturut-turut pesinden Nining Karningsih (Garut), Ade Jubaedah (Subang), Yati Melati (Subang)dan Eusi Linawati (Cimahi).

Dalam festival tersebut juga terpilih lima penampil terbaik Karawitan Innovation, yaitu Andika (Bogor), Mekar Budaya (Subang), SMK Kesenian Subang, Suara Sunda (Kab. Bandung) dan Java Art (Subang).

Malam itu diserahkan pula piagam penghargaan kepada peserta pameran museum nasional yaitu kepada UPTD Museum Daerah Subang, museum Sri Baduga, museum pendidikan UPI, museum KAA dan museum Pleret Yogyakarta.