PGRI Subang Mediasi Islah Guru dan Orang Tua, Kasus “Cubit-cubitan” Berakhir Damai

KOTASUBANG.com, Subang – Kasus guru yang dilaporkan ke Polisi oleh orang tua murid karena hukuman “saling cubit” yang diterapkannya akhirnya berujung damai. Kedua belah pihak, baik pihak yang dilaporkan yaitu seorang guru SD RA Kartini dan pihak pelapor yakni orang tua murid akhirnya mau duduk bersama untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Islah antara kedua belah pihak ini dilaksanakan di Sekretariat PGRI Kabupaten Subang, Minggu siang (3/7/2016).

“Alhamdulillah, berkah ramadhan, kedua belah pihak akhirnya mau duduk bersama dan menyelesaikan masalah ini dengan jalan damai. Saling memaafkan antar sesama, apalagi di bulan Ramadhan tak ternilai harganya” kata H. Ade Mulyana, selaku wakil sekretaris PGRI yang menginisiasi pertemuan tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkorban mengupayakan proses islah ini. Semoga Allah mencatatnya sebagai ibadah,” lanjutnya.

Kesepakatan damai tersebut disaksikan oleh berbagai pihak termasuk pihak kepolisian. Surat kesepakatan damai turut ditandatangani H. E. Kusdinar ketua PGRI Kabupaten Subang, Asep Sumarna Toha Ketua Forum Masyarakat Peduli dan Yani Nuryani Kepala Sekolah SD Kartini.

Sebelumnya kasus ini sempat menjadi trending topic dikalangan netizen. Pro kontra terkait kasus ini banyak diperbincangkan di media sosial beberapa waktu lalu.

Berita Terkait: