Miris, Tak Ada Biaya, Anak Sang Maestro Toleat Tak Bisa Lanjutkan Sekolah

toleat_muri3

KOTASUBANG.com, Subang – Masih ingat hingar bingar pemecahan MURI Toleat ketika Hari Jadi Kabupaten Subang ke-67 tahun 2015 lalu? Ketika itu dibawah kemegahan tata lampu dan pesta kembang api, Pemkab Subang berhasil memecahkan rekor meniup alat musik Toleat dengan jumlah peniup terbanyak. Ketika itu pula Pemkab memberikan penghargaan kepada Mang Parman (alm), sang Maestro pencipta alat musik yang menjadi alat musik khas Subang itu. (baca juga : Mang Parman, Sang Mestro Toleat)

tiup toleat
Pemecahan MURI Toleat pada HUT Subang ke-67 tahun 2015
muri toleat1
Bupati , Wakil Bupati dan Ketua DPRD, turut pecahkan rekor MURI Toleat pada HUT Subang ke-67 tahun 2015

Namun ternyata, karya besar yang dihasilkannya tak sebanding dengan jalan hidup sang Maestro. Dalam sebuah penelusuran yang dilakukan KOTASUBANG.com tahun 2104 lalu, pusara sang Maestro ditemukan tak terurus di sebuah pemakaman di kampung Lio Pojok, Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Karawang. Tak jauh dari sana tinggal istri dan 2 anaknya di sebuah rumah yang bisa dikatakan jauh dari layak. (baca juga : Jejak Pilu Sang Maestro Toleat)

Dan kini, anak lelakinya, Murdiyana, baru saja menyelesaikan pendidikan SMP-nya. Mur, demikian nama panggilannya, tengah dalam kebingungan. Ia ingin sekali melanjutkan pendidikan setidaknya sampai SMK sehingga bisa cepat bekerja. Mengadu kepada ibunya adalah sia-sia, karenanya ia tak pernah mengungkapkan keinginannya melanjutkan sekolah kepada ibunya. Tasem, ibunya Mur hanyalah buruh tani serabutan, hanya mendapatkan penghasilan jika ada yang membutuhkannya.

rumah mang parman toleat
Kediaman terakhir sang Maestro Toleat di Karawang
toleat_video
Pusara sang Maestro Toleat tahun 2014

“Hidup terasa tak adil, saya hanya mau sekolah supaya bisa bekerja dan mengangkat kehidupan ekonomi keluarga. Tapi siapa yang mau membiayai? Dengan kondisi seperti ini, tidak mungkin juga saya mengadu ke ibu,” tulis Mur di pesan Facebook kepada penulis.

“Kalau perlu saya meminjam saja, Insya Alloh kalau ada rezekinya, saya bisa bekerja, saya tidak akan lupa untuk mengganti semua biaya sekolah itu,” harapnya.

Semoga ada pihak yang terketuk sehingga cita-cita anak sang Maestro Toleat untuk memperbaiki nasib keluarganya bisa terwujud.

(baca juga : Pemecahan Rekor MURI Toleat HUT Subang ke-67)

 

Artikel Terkait:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here