Keren!!, Libur Panjang Para Mahasiswa Ini Malah Diskusi #SubangBARU

KOTASUBANG.com, Subang – Libur panjang bagi sebagian orang adalah waktunya berhura-hura. Bagi para pelajar dan mahasiswa biasanya sibuk digunakan kongkow sana sini bersama kawan-kawannya. Namun ada yang beda di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang pagi itu (6/5/2016), lebih dari 20 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sengaja berkumpul untuk membicarakan #SubangBARU. Sangat membanggakan ditengah “kesibukan” teman-teman lainnya berlibur, mahasiswa yang berasal dari STIESA, UNSUB, UNPAS, UNPAD, UPI Purwakarta, UPI Bandung, Telkom University, Itenas, Akper Subang dan UI masih peduli dengan tanah kelahiran dan tempat tinggalnya.

Banyak hal yang mereka bicarakan mulai dari kondisi Subang kekinian hingga peran mahasiswa sebagai Agent of Change menuju #SubangBARU. Salah satu yang mencuat adalah bagaimana mahasiswa harus berperan dalam penyadaran masyarakat agar tidak apolitis sehingga Kabupaten Subang tidak salah lagi memilih pemimpin.

Darmawan, mahasiswa Universitas Padjajaran mengatakan banyak faktor yang menjadikan masyarakat apolitis, karena itu menurutnya mahasiswa harus terjun langsung ke masyarakat untuk penyadaran mereka akan hal ini.

“Selain itu banyak sekali asset yang dimiliki masyarakat, namun masyarakat belum bisa memanfaatkan potensi tersebut secara optimal, karenanya mahasiswa harus berperan dalam itu,” tambahnya.

IMG_20160506_113711_HDR
Yanu Endar Prasetyo dari TRPIP memandu jalannya diskusi

Rabanni mahasiswa Telkom University menambahkan salah satu peran yang dapat dilakukan mahasiswa adalah dengan memberi pengetahuan kepada masyarakat mengenai calon-calon pemimpin yang akan dipilih masyarakat dalam Pilkada.

“Mahasiswa harus memiliki rekam jejak para calon pemimpin, kemudian informasi rekam jejak tersebut di sampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak salah memilih pemimpin nantinya. Mahasiswa bisa manfaatkan media sosial. Hasil penelitian rekam jejak calon pemimpin tersebut kita sebarkan melalui media sosial tersebut,” paparnya.

Mengamati Subang kekinian, Dicky mahasiswa UNPAD mengatakan tatakelola pemerintahan Kabupaten Subang masih jauh dari Good Government dan Good Governance.

“Tatakelola pemerintahan saat ini harus diperbaiki, partisipasi masyarakat masih belum nampak, supremasi hukum harus ditegakkan, pemerataan pembangunan belum nampak, efisiensi dan efektivitas kebijakan pemerintah harus ditingkatkan, ” paparnya mengamati Subang kekinian dan harapannya untuk #SubangBARU ke depan.

“Dan Pemkab saat ini tidak memiliki visi yang jelas, mau dibawa kemana Subang ini,” ujar Fikri mahasiswa UNPAD lainnya.

IMG_20160506_102052_HDR

Sementara itu, M. Hassan, mahasiswa STKIP menyoroti dunia pendidikan Kabupaten Subang kaitannya dengan SDM pemimpin Subang masa depan. Menurutnya saat ini masih ditemukan fakta yang miris tentang pendidikan di pelosok Subang.

“Bagaimana mungkin orang hebat bisa muncul dari kondisi seperti ini. Tak akan ada politisi hebat dari pedesaan jika kondisi pendidikannya masih seperti ini,” ujarnya.

Mengenai hal ini, Annisa dari ITENAS juga mengatakan mahasiswa bisa berperan dengan terjun langsung dalam pemberdayaan masyarakat dalam hal pendidikan dan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu Suud, mahasiswa Universitas Subang, mengingatkan kembali rekan-rekannya tentang Tri Darma Perguruan Tinggi, bagaimana mahasiswa harus berperan dalam membangun masyarakat daerahnya.

“Jangan sampai ada kata putus asa untuk membangun Subang,” pungkasnya.

Berita Terkait: