Mahasiswa, Agent of Change dan #SubangBARU

KOTASUBANG.com, Subang – Rembug publik 2 #SubangBARU kembali digelar di desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Sabtu (23/4/2016). Dalam rembug publik 2 ini kepedulian elemen perguruan tinggi mulai terlihat meskipun tidak signifikan ditandai dengan hadirnya elemen mahasiswa dan dosen dari UNSUB, STIESA, UPI dan UI.

Pelaksanaan rembug publik ke-2 yang diselenggarakan di pelosok Subang ini pun atas inisiasi Dahlia dan Rossi mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia asal Cipeundeuy.

“Dengan dilaksanakan acara rembug publik di kampung Cihuni ini, kita bisa melihat langsung kondisi Subang saat ini. Ada loh tempat di Subang yang kondisinya membuat kita miris seperti ini,” katanya.

Terkait peranan mahasiswa yang seharusnya sebagai agent of change, dirinya berharap ada banyak mahasiswa lainnya yang turut pula berpartisipasi mewujudkan gerakan #SubangBARU.

m

IMG_0632

Mahasiswa UNSUB Meiliana dalam rembug tersebut menyoroti dunia pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi di Subang. Menurutnya dukungan Pemerintah Daerah PT Subang dirasa masih kurang. Ia mencontohkan pembangunan kampus Politeknik Negeri yang masih belum juga bisa dilaksanakan.

“Saya berharap agar #SubangBARU nantinya bisa lebih memperhatikan dunia pendidikan tinggi,” katanya.

Sementara itu mahasiswa Universitas Indonesia Uuy Febrian menyoroti pengelolaan kesehatan masyarakat di Subang yang carut marut. Kondisi fasilitas kesehatan di Subang jauh dari memadai, setali tiga uang dengan pelayanan administrasinya.

Selain menyampaikan pendapatnya, sebagai seorang mahasiswa dirinya juga mengungkapkan otokritik terhadap dirinya dan mahasiswa lainnya. Menurutnya mahasiswa saat ini terlalu mementingkan diri sendiri dan kurang peduli pada keadaan lingkungan sekitarnya.

Subangbaru

Peserta rembug lainnya Tita Irama juga turut mempertanyakan, kenapa mahasiswa saat ini tidak terlibat secara aktif dalam perubahan, padahal menurutnya seharusnya mampu menjadi “penyambung lidah rakyat”.

Soedjono dari buruh Subang mengaku bangga dengan hadirnya mahasiswa dalam rembug #SubangBARU kali ini meskipun hanya beberapa orang saja.

“Dulu, mahasiswa menduduki gedung DPR, namun sekarang mahasiswa banyak yang di acara-acara talk show di TV,” katanya.

Syarif Hidayat dekan fakultas ilmu komputer, jurusan sistem informasi, UNSUB, juga menyayangkan peran mahasiswa saat ini yang seharusnya turut mengawasi jalannya pemerintahan Kabupaten Subang.

“Mahasiswa yang peduli masih minim, padahal secara jumlah ada ribuan di Subang,” katanya.