Kiriman Uang Dari TKI Asal Subang Naik 20 %

Foto : Antara

Pada Ramadan hingga Lebaran nanti, pengiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang diprediksi mengalami peningkatan sebesar 20%.

Kepala Kantor Pos Subang I Muchtar mengatakan peningkatan transaksi pengiriman uang dari para TKI sudah mulai terasa pada sepekan menjelang puasa.

“Menurut prediksi kami, selama menjelang puasa hingga Lebaran nanti, transaksi pengiriman uang dari TKI asal Subang akan mengalami peningkatan hingga 20 persen dibanding hari-hari biasa,” kata Muchtar di ruang kerjanya, Kamis (11/7/2013).

Tingginya nilai transaksi pengiriman uang yang dilakukan melalui jasa layanan Western Union (WU) bekerja sama dengan Posindo itu, kata Muchtar, dilakukan TKI untuk keluarganya karena menjelang puasa hingga Lebaran, kebutuhan mereka sangat tinggi.

Mucthar menyebutkan, pada hari-hari biasa transaksi pengiriman uang dari TKI untuk kepentingan keluarganya tersebut hanya mencapai 400 hingga 500 transaksi atau 6.000 hingga 7.000 transaksi per bulannya.

Menurutnya, pada periode Juni 2012 lalu, Kantor Pos Subang telah menerima kiriman uang dari TKI sebanyak 6.051 transaksi dengan nilai Rp17 miliar.

Sepanjang menjelang Ramadan hingga Lebaran nanti, tuturnya, jumlah pengiriman transasksinya akan meningkat menjadi rata-rata 600 hingga 700 transaksi per hari. “Total nilai uangnya mencapai Rp1,5 miliar atau naik Rp500 juta dibanding hari-hari biasa,” paparnya.

PLT Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang Saad Abdul Gani menyebutkan, jumlah TKI asal Subang yang bekerja di luar negeri dengan melalui prosedur legal tercatat 4.500 orang. “Mereka bekerja di 12 negara dengan mayoritas di Arab Saudi,” ujar Ade.

Tetapi, dia tak menampik kalau jumlah TKI asal Subang di luar negeri itu mencapai puluhan ribu jika digabungkan dengan yang berangkat dengan jalur ilegal atau melalui Perusahaan Pengerah Jasa tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tardaftar di Disnakertrans. (Inilah)