Rayakan HUT Ke-68, Subang Pecahkan Rekor MURI Seni Rengkong

KOTASUBANG.com, Subang – Puncak peringatan hari jadi kabupaten digelar hari ini, Selasa (5/4/2016) di Alun-alun Subang. Perayaan HUT Kabupaten Subang tersebut kembali ditandai dengan pemecahan rekor MURI. Kali ini sesuai tema peringatan hari jadi yang mengusung tema padi, berhasil memcahkan rekor MURI untuk kesenian Rengkong dengan jumlah penari terbanyak yaitu berjumlah 680 penari. Para penari merupakan para pelajar SMA dari berbagai daerah di dan warga adat kampung Banceuy, Ciater.

“Ini adalah salah satu yang menggambarkan kebahagiaan petani di tatar sunda yang dikenal sebagai lumbung padi,” kata Kabid Kebudayaan Disbudparpora Subang, Yatin, S.Pd.

muri rengkong hut subang muri rengkong hut subang 68 1

Rengkong diambil dari nama alat yang dahulu digunakan untuk memanggul beras. Rengkong terbuat dari bambu biasanya jenis gombong yang banyak ditemukan di Jawa Barat. Bambu yang panjangnya sekitar 2 meter tersebut kemudian dikaitkan dengan tali injuk yang sudah diikatkan pare geugeusan (tandan beras).

Sementara itu Ojang Sohandi mengungkapkan dengan diraihnya rekor MURI tari Rengkong ini berharap agar seni Subang tetap lestari.

“Sehingga jati diri kita sebagi orang Subang tidak hilang,” ujarnya.

muri rengkong hut subang 68 4 muri rengkong hut subang 68 2

Selanjutnya Ojang mengungkapkan, dengan diangkatnya padi sebagai tema utama hari jadi tahun ini dirinya berharap hal tersebut akan menimbulkan kesadaran untuk lebih serius memperhatikan pertanian agar bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat Subang.

“Hal ini sejalan dengan program Gapura Emas (Gerakan Pembangunan Rakyat Ekonomi Masyarakat ) dalam rangka mewujudkan ekonomi mandiri berbasis ekonomi kerakyatan dan keunggulan daerah,” ungkap Ojang.

Piagam penghargaan rekor MURI diserahkan oleh perwakilan MURI Pusat kepada Subang Ojang Sohandi, Imas Aryumningsih dan Sekretaris Daerah Subang, Abdurakhman.