Mengembalikan Kejayaan Saradan, Sebagai Kampung Pengrajin Ukiran di Subang

KOTASUBANG.com, Pagaden – Siapa sangka, ternyata kampung Saradan, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden pernah berjaya menjadi kampung pengrajin seni ukir. Kala itu, tahun 1990-an puluhan warga di sekitar situ Saradan ini menggantungkan hidupnya dengan menjadi seniman pembuat kerajinan ukiran kualitas ekspor.

“Waktu itu truk kontainer seminggu sekali terparkir di pinggir jalan raya Subang – Pagaden untuk mengangkut kerajinan hasil karya warga di sini untuk diekspor ke luar negeri,” kata Entus salah seorang perngrajin kampung setempat.

“Hampir semua semua laki-laki di kampung ini waktu itu bisa membuat kerajinan,” lanjutnya.

Namun sayang, di puncak kejayaannya itu tiba-tiba krisis ekonomi melanda tanah air. Hal ini berdampak luas pada berbagai sendi kehidupan masyarakat. Eksportir yang biasanya menampung hasil karya masyarakat ternyata gulung tikar. Dari sanalah kejayaan kampung Saradan langsung meredup. Masyarakat kampung Saradan meninggalkan dunia kerajinan dan mencari sumber penghidupan yang lain.

wayang golek modern subang 3
Wayang golek modern, salah satu karya Hernawan

Namun tidak semua warga beralih profesi, sisa kejayaan itu saat masih tampak dengan adanya beberapa pengrajin yang bertahan termasuk Entus. Dan beberapa dari mereka justru baru memulainya pasca krisis moneter. Hernawan contohnya, dirinya kini kerap menerima pesanan dari berbagai daerah di Indonesia. Hernawan berharap suatu saat kampungnya akan kembali berjaya menjadi sentra kerajinan ukiran di Kabupaten Subang. (baca juga: Wayang Golek Modern Khas Subang diminati Kolektor Seni)

Sementara itu pendamping KUMKM dari Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Subang, Sandi Hallimansyah mengatakan kini pihaknya juga tengah berupaya mempromosikan kembali handycraft hasil karya pengrajin Subang terutama melalui media internet.

“Dengan demikian semoga kerajinan khas Kabupaten Subang dapat semakin dikenal kembali dan pemasarannya bisa semakin meluas,” katanya.

Berita Terkait: