Partai Besar di Subang Terancam Pecah

parpolDua partai besar di Kabupaten Subang yakni PDIP dan Golkar terancam pecah menjelang pemilihan bupati. Pengamat politik Subang Andi Ahmad menilai, ada dua hal yang bisa indikator.

Keduanya adalah pencalonan Atin Supriatin dari jalur independen setelah keluar dari PDIP dari PDIP Subang, pembakaran Kantor DPD Partai Golkar.

“Kalau melihat dua kejadian yang dialami oleh dua partai besar itu menjadi indikator yang kuat akan terjadinya perpecahan di dua partai tersebut,” ujar Andi Ahmad, Senin (8/7/2013).

Dia mengatakan, dua insiden tersebut, selain menjadi indikator perpecahan, juga menjadi indikator pecahnya perolehan suara.

“Karena ada indikator perpecahan, secara otomatis akan berpengaruh pada perolehan suara saat pemilihan nanti. Suara PDIP, akan terbagi untuk pasangan Ojang-Imas dan pasangan Atin dan Nina yang semula dari PDIP. Selain itu, dari suara Golkar juga sama, kalau kejadianya seperti itu akan terbagi karena di dalamnya ada faksi-faksi yang menolak pancalonan Imas berkoalisi dengan PDIP,” ujarnya.

Jika hal itu benar, Andi menilai ada pihak-pihak lain yang secara tidak langsung akan diuntungkan dengan pecahnya suara di kedua partai besar tersebut.

“Diakui atau tidak, perpecahan di tubuh kedua partai tersebut, akan memberi peluang kepada partai lain sekaligus pasangan calon lainnya yang akan bersaing di Pilkada nanti,” ujar Andi.

Dia menyebutkan, partai lain yang diuntungkan dengan jika suara dua partai tersebut pecah, di antaranya Demokrat, PAN dan PKS. Ada pula calon perseorangan yang bakal diuntungkan. (Inilah)