Balai Arkeologi Bandung Gelar Ekspos Hasil Ekskavasi Situs Subang Larang

KOTASUBANG.com, Subang – Tim dari Balai Arkeologi Bandung hari ini, Kamis (3/3/2016) menggelar ekspos hasil ekskavasi situs Subang Larang, Nangerang, Binong yang dilakukan beberapa waktu lalu. Hadir dalam acara ekspos yang digelar di Lembah Gunung Kujang tersebut Kadisbudparpora Kabupaten Subang, Kabid Budaya Disbudparpora beserta jajarannya, berbagai komunitas, pelajar dan media.

ekspose ekskavasi situs subang larang subang 2
Arkeolog Lutfi Yondri sedang memaparkan hasil ekskavasi situs Subang Larang
ekspose ekskavasi situs subang larang subang
Ketua DPRD Ir. Beni Rudiono turut gadir dalam acara ekspos hasil ekskavasi Situs Subang Larang

Kadisbudparpora Kabupaten Subang H. Hidayat menyambut baik adanya ekskavasi kembali di situs Subang Larang ini. Menurutnya, keberadaan situs bersejarah merupakan kekayaan Kabupaten Subang dan bagian tak terpisahkan dari pariwisata.

“Namun tentunya keberadaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah berdasarkan hasil penelitian dari ahlinya,” katanya.

Ketua DPRD Ir. Beni Rudiono yang juga turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan sangat mengapresiasi acara ekspos hasil ekskavasi yang digelar Balai Arkeologi bersama Disbudparpora Kabupaten Subang tersebut.

“Mudah-mudahan dengan seringnya seminar sejarah seperti ini masyarakat Subang makin banyak yang menyukai sejarah. Dan dengan banyaknya kegiatan penelitian sejarah di Kabupaten subang, tentunya sejarah Subang akan emakin terkuak, ” ujarnya.

ekspose ekskavasi situs subang larang subang 4
Sanjaya, pemilik lahan situs Subang Larang

Sementara itu ketua komunitas seni tradisi (Kostrad) H. Ade Mulyana juga menyambut baik dilakukannya ekskavasi arkeologi di Kabupaten Subang. Ia mengungkapkan kebanggaan terhadap suatu daerah akan muncul jika kita tahu betul mengenai wilayah kita. Harus ada fakta yang jelas mengenai jati diri nenek moyang orang Subang sehingga menjadi jati diri Kabupaten Subang saat ini.

“Semoga dari situs-situs seperti situs Nangerang ini dapat disimpulkan nilai-nilai filosofis atau nilai budaya yang sangat penting bagi kemajuan Kabupaten Subang ke depan,” katanya.

Dalam ekspos tersebut Arkeolog Lutfi Yondri yang menjadi ketua Tim ekskavasi memaparkan hasil temuan terbarunya di situs Subang Larang tersebut termasuk temuan 2 kerangka manusia meskipun tidak utuh. Berdasarkan hasil pengamatan ternyata cara penguburan 2 kerangka jenazah tersebut tidak identik dengan cara penguburan Islam. (baca juga : Kerangka Siapa yang Ditemukan Balai Arkeologi di Situs Subang Larang ?)

Berita Terkait: