Malaysia Nyontek PLTMH Subang, Jawa Barat

PLTMH Jambelaer, Subang

PLTMH Jambelaer, Subang

Malaysia berencana menerapkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) seperti yang dibangun di desa-desa terpencil di Indonesia mulai tahun depan. Hal ini diungkapkan Menteri Kemajuan Luar Bandar dan Wilayah Datuk Seri Mohd. Shafie Apdal dalam kunjungannya ke Kampung Cinta Mekar, Sagalaherang, Subang, Jawa Barat, Sabtu (6/7/2013).

Dalam kunjungannya tersebut Shafie diberi penjelasan dari pengurus koperasi Mekarsari mengenai pengelolaan listrik mikrohidro dan keuntungan yang diperoleh oleh masyarakat .

Setelah mendapat penjelasan tersebut Shafie yakin listrik mikro hidro akan menguntungkan masyarakat pedalaman Malaysia yang banyak dialiri sungai terutama wilayah Sarawak.

“Konsep listrik mikrohidro ini sangat cocok untuk daerah pedesaan karena selain berbasis teknologi sederhana, biaya operasionalnya juga lebih rendah dan keterlibatan masyarakat melalui koperasi telah terbukti berhasil” ungkap Shafie disela-sela kunjungannya ke Cinta Mekar.

“Hal ini tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan listrik, tetapi masyarakat akan memperoleh pendapatan melalui koperasi yang akan didistribusikan dalam bentuk bantuan pendidikan dan kesejahteraan”, katanya menambahkan.

Setelah kunjungannya tersebut Malaysia berencana mulai memperkenalkan program PLTMH ini tahun depan. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 47 desa di Sarawak dan 29 desa di Sabah.

PLTMH Cinta Mekar dibangun pada 2004. Dalam pembangunnanya masyarakat dilibatkan mulai dari studi kelayakan, perencanaan, pembangunan, dan pembentukan organisasi untuk pengelolaan PLTMH.

Listrik yang di hasilkan PLTMH Cinta Mekar dinikmati gratis oleh masyarakat setempat dan sebagian dijual ke PLN. Hasil penjualan listrik tersebut dikelola oleh koperasi dan digunakan untuk pendidikan, beasiswa, kesehatan, pemodalan, infrastruktur desa, pengelolaan desa dan biaya rutin koperasi.