Selama Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Subang Wajib Tutup

Club malam

Foto Ilustrasi

Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, melarang beroperasi semua tempat hiburan malam dan restoran selama bulan Ramadan. “Semua pemilik tempat hiburan dan restoran harus mematuhinya,” ujar Bupati Subang, Ojang Sohandi, Sabtu, 6 Juli 2013.

Jika tak patuh, dipastikan akan dikenakan sanksi. “Peringatan pertama, kedua, ketiga sampai pencabutan ijin,” tegas Ojang.

Pelarang beroperasinya tempat hiburan malam dan restoran tersebut untuk menjaga bulan suci Ramadan. “Dan itu sudah berlangsung setiap tahun,” ujar Ojang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Subang Asep Setia Permana menyebutkan, pelarangan beroperasinya tempat hiburan malam dan retoran tersebut berlaku selama Ramadan. “Sejak 9 Juli hingga 9 Agustus 2013,” ujar Asep. Ketentuan tersebut merupakan hasil rekomendasi dari Muspida Kabupaten Subang.

Untuk restoran, pelarangannya tidak saklek. “Diperbolehkan buka saat menjelang buka hingga waktu sahur,” papar Asep. Ketentuan tersebut juga berlaku buat pedagang nasi kaki lima. “Meskipun dengan alasan melayani yang tak berpuasa, tapi bukanya tidak demonstratif.”

Untuk menjaga ketentraman, keamanan, serta kenyaman menjelang dan saat Ramadan, pihaknya merencakan melakukan razia minuman keras. “Razia minuman keras pasti akan kami lakukan bersama pihak dinas perindustrian perdagangan dan pasar serta pihak kepolisian,” kata dia. (Tempo)