Karya Pengrajin Subang Digemari Pasar Internasional

KOTASUBANG.com, Subang – Hasil karya para pengrajin Subang ternyata digemari pasar internasional. Setiap bulan ribuan pieces handycraft made in Subang di ekspor ke berbagai negara seperti Inggris, Belanda dan Amerika.

Kepercayaan. Itulah kata kunci yang selalu dipegang oleh Sanyere Craft. Untuk mempertahankan kepercayaan itu kuliatas produk dan ketepatan waktu sesuai pesanan selalu diperhatikan Casim, pemilik Sanyere Craft. Hingga kemudian saat ini ia dipercaya untuk memproduksi ribuan pieces handycraft berbentuk bebek dari bahan tunggul bambu setiap bulannya. Sekitar 2500 hasil karyanya tersebut ia kirim setiap minggunya ke Bekasi untuk kemudian diekspor ke Eropa dan Amerika.

Tahap awal produksi kerajianan tersebut mulai dari pemilihan bahan baku tunggul bambu hingga karya siap cat dilakukan di workshop miliknya di Kampung Salagedang, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara dibantu 17 karyawannya, sedangkan untuk tahap finishing atau pengecatan ia serahkan ke pengrajin lainnya di Desa Padamulya.

sanyere craft subang 1
Pengrajin Sanyere Craft
sanyere craft subang
Ribuan pieces handycraft untuk ekspor dibuat Sanyere Craft, Cipunagara

Sebelum mendapatkan pesanan kerajinan dari tunggul bambu ini, Casim juga sempat memenuhi pesanan kerajinan dari bahan kayu untuk ekspor. Sedangkan Casim sendiri mulai menggeluti dunia hadycraft sejak tahun 1995. Saat itu ia bekerja dengan eksportir hadycraft di Bekasi hingga kemudian mulai tahun 2008, Casim mandiri merintis usahanya.

UKM lainnya yang kerap mendapatkan pesanan untuk ekspor adalah Dadan Craft milik Nengsih yang berlokasi di Pagaden. Handycraft hasil karyanya sudah diekspor hingga ke Amerika dan Inggris. Boneka-boneka kayu miniatur karakter bertema religi hasil karyanya disukai di negara-negara tersebut.

dadan craft subang
Hasil karya Dadan Craft, Pagaden

Berbagai bentuk kerajinan unik lainnya dengan paduan warna yang menarik telah ia produksi, diantaranya tempat cincin unik, miniatur ondel-ondel, alat peraga dan kursi bergambar untuk anak-anak PAUD dan lain-lain. Untuk memenuhi pesanan tersebut Nengsih menggerakan para pengrajin yang berada di sekitar kediamannya.

Demikian juga dengan Danil, pengrajin yang berdomisili di Kasomalang ini kerap menerima pesanan untuk ekspor. Handycraft dengan finishing cat berbentuk kelinci, sapi dan domba “Shaun the sheeps” banyak di ekspor ke Inggris dan Belanda. Ia menggunakan teknik pewarnaan khusus untuk mengecat hasil karyanya ini, sehingga terlihat unik.

Selain membuat kerajianan dengan finishing cat, Danil juga membuat handycraft ukir solder dan anyaman. Hasil karya ukir soldernya untuk pasar lokal sudah hingga ke Bali sedangkan untuk pasar ekspor sudah mencapai Inggris.

handycraft subang
Hasil karya Danil, Kasomalang

UKM lainnya yang memproduksi seni ukir solder adalah Kujang Sakti milik Karsita. Berbagai bentuk dan ukuran ukir solder seperti macan, bebek, kelinci, jerapah dan pinguin dibuat oleh para pengrajin di sekitar rumahnya di Pagaden dan Sagalaherang.

Saat ini Karsita rutin mengirim produk-produknya hingga ke Jakarta dan Bali. Selain itu setiap minggu ia juga memasok handycraftnya ke lokasi wisata di sekitar Lembang. Karsita menjaga betul kualitas produk yang dihasilkan para pengrajinnya, sehingga banyak dari konsumennya yang kemudian menjadi pelanggan tetapnya.

Berita Terkait: