Subang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Jawa Barat

KOTASUBANG.com, Subang – Sekitar 463 kafilah perwakilan dari 30 kecamatan dipastikan mengikuti MTQ ke 45 tingkat Kabupaten Subang. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar selama pelaksanaan MTQ di Kabupaten Subang.

Pembukaan MTQ yang berlangsung di Alun-alun Subang, Selasa (24/11/2015) berlangsung semarak, dimeriahkan pawai taaruf yang diikuti ribuan peserta dari 30 kecamatan di Kabupaten Subang.

Pembukaan MTQ ke 45 tahun 2015 ditandai dengan pemukulan kentongan dan bedug oleh Bupati Subang Ojang Sohandi. Kemudian dilanjutkan dengan menyerahan piala juara umum kepada ketua panitia, Asda 2 Cecep Supriatin. Setelah itu pawai taaruf perwakilan 30 kecamatan dimulai. Iring-iringan bergerak dari Alun-alun Subang dan berakhir di Halaman Gedung Wisma Karya.

Bupati mengatakan dirinya merindukan Subang menjadi tuan rumah MTQ tingkat Jawa Barat. Apalagi Subang sebelumnya sudah pernah menjadi tuan rumah, tetapi waktunya sudah lama puluhan tahun lalu. “Tahun 2017 Subang siap menjadi tuan rumah MTQ tingkat Jawa Barat. Insya Allah bila terwujud, Subang akan menjadi tuan rumah yang menyenangkan,” ujarnya.

Ojang mengungkapkan pelaksanaan MTQ di pusat kota diharapkan perwakilan tiap kecamatan bisa menjalin dan mempererat silaturahmi. Selain itu setiap peserta diharapkan bisa menunjukan kemampuan dan prestasi terbaiknya. “Jadi MTQ ini harus menjadi ajang mencari prestasi, sehingga lahir putra/putri Subang yang mampu bersaing ditingkat Jawa Barat nantinya,” katanya.

Ditegaskannya dalam MTQ kali ini jangan sampai ada lagi sewa/ambil kafilah dari luar daerah. Semua peserta harus memiliki KTP Subang, sehingga mereka yang berprestasi terbaik nantinya mewakili Subang. “Saya lebih bangga wakil Subang masuk 10 besar di Jabar dengan kontingen asli Subang. Sebaliknya tak terlalu bangga walaupun meraih juara umum, tapi KTP pesertanya bukan orang Subang, saya tak terlalu bahagia,” katanya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Cecep mengungkapkan melalui MTQ Subang ke 45 ini bisa menumbuh kembangkan minat baca Al-Quran di berbagai lapisan masyarakat, utamanya para generasi muda. Selain itu bisa meningkatkan pemahaman dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ tahun ini pesertanya paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu 463 putra/putri perwakilan 30 kecamatan. Tahun ini piala bergilir bagi juara umum, asalnya mendapat piala bergilir kini dirubah mendapatkan piala tetap,” ujarnya. (PR)

Berita Terkait: