Ketua PCNU Subang Berharap Riset Industrialisasi oleh TRPIP Segera Dituntaskan

KOTASUBANG.com, Subang – Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang KH. Musyfiq Amrullah berharap riset mengenai dampak Industrialisasi yang tengah dilakukan Tim Relawan Pengkaji Informasi Publik (TRPIP) segera dituntaskan. Sama halnya dengan para relawan TRPIP, dirinya mengaku resah dengan kondisi sosial masyarakat akibat dampak industrialisi. Industrialisasi di satu sisi memberikan manfaat bagi masyarakat, namun disisi lain ada dampak negatif yang timbul dan harus dipikirkan pemecahannya bersama.

“Ini merupakan hal luar biasa, saya sangat mendukung sekali, riset ini harus bisa diselesaikan hingga tuntas,” ujar KH Musyfiq dalam sebuah diskusi santai yang digelar di kediamannya di komplek pesantren At Tawazun, Kalijati.

“Informasi hasil riset dari TRPIP sangat luar biasa, saya merasa bangga masih ada komunitas masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya, semoga ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua” imbuhnya.

KH Musyfiq mengungkapkan pihaknya bahkan siap membantu Sumber Daya Manusia yang dimiliki PCNU untuk membantu mensukseskan riset yang tengah dilaksanakan TRPIP ini.

IMG_20151115_203816

“Hasil penelitian ini harus ditindaklanjuti sehingga bisa meminimalisir dampak dari industri. Karenanya, ke depan hasil riset ini akan saya bawa dalam Forum Ulama Umaro, untuk disampaikan langsung kepada Bupati, ” katanya.

Yanu Endar Prasetyo, peneliti LIPI yang tergabung dalam TRPIP mengungkapkan saat ini riset masih berlangsung dan dalam tahap pengumpulan data yang dilakukan para relawan.

“Saat ini riset masih difokuskan pada masalah buruh perempuan di 3 zona industri utama yaitu Cipeundeuy, Kalijati dan Purwadadi yang menjadi basis Industri. Riset juga akan dilakukan di 4 zona industri lainnya terkait kondisi lingkungan sosial akibat dampak industri tersebut” ujarnya.

Ketua KASBI Subang mewakili Aliansi Buruh Subang (ABS) Anang Kusnadar mengungkapkan, dukungan dari ketua PCNU dan golongan agamawan sangat berarti bagi perjuangan TRPIP untuk Subang lebih baik, khususnya bagi kaum buruh Subang.

“Kami dari kalangan buruh yang juga tergabung dalam TRPIP merasa perlu juga meminta pandangan dari tokoh agama terkait gerakan buruh saat ini. Dan kita sepakat dengan yang menjadi keresahan kita saat ini ( dampak industrialisasi), apalagi kami sebagai pelaku yang mengalami langsung di lapangan,” katanya.

Aktivis KASBI lainnya, Rahmat Saputra juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah lama ingin menjalin komunikasi dengan tokoh agama seperti ketua PCNU Subang terkait gerakan buruh saat ini.

“Dengan diskusi ini, silaturahim dengan tokoh agama salah satunya dengan kalangan NU bisa terjaga,” ujar Rahmat Saputra.

Berita Terkait: