Grafis : Ternak Teri, Fenomena Subang di Era Industri

KOTASUBANG.com, SubangTernak Teri : Nganter Anak, Nganter Istri”. Sebuah idiom baru yang makin sering kita dengar dalam pidato-pidato para pejabat maupun obrolan masyarakat, terutama di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ungkapan itu untuk menggambarkan munculnya “pekerjaan” baru bagi para lelaki masa kini di beberapa wilayah industri di Kabupaten Subang sejak menjamurnya pabrik-pabrik baru. Pembangunan pabrik-pabrik tersebut membentang di tujuh kecamatan mulai dari Pabuaran, Cipeundeuy, Kalijati, Purwadadi, Pagaden, Cibogo dan Cipunagara. Bisa digambarkan secara sederhana, pertumbuhan industri dan pabrik-pabrik berdiri sejajar mengikuti jalur tol Cikopo-Palimanan yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian.

Disebabkan pabrik-pabrik yang baru bermunculan tersebut ternyata lebih banyak merekrut buruh perempuan, daripada laki-laki. Sehingga apa boleh buat, kaum lelaki hanya bisa antar-jemput sang istri yang bekerja sebagai karyawan pabrik. Bagus jika disela-sela “ternak teri” tersebut para kepala rumah tangga ini juga sibuk menjalankan profesinya. Malangnya, sebagian besar bapak-bapak ini ternyata tidak memiliki pekerjaan tetap, bahkan menganggur. Entah aturan dari mana yang membuat seorang lelaki sulit mencari pekerjaan di Pabrik saat ini, apa lacur perempuan harus menanggung beban ganda : menjadi kepala rumah tangga sekaligus pencari nafkah. (selanjutnya: Potret Subang ; Pabrik dan Perempuan Kepala Rumah Tangga)

subang industri

Grafis : Arief Bijaksana