Beras Hitam yang Legendaris Tumbuh Di Subang Sejak Dahulu

KOTASUBANG.com, Subang – Siapa sangka, ternyata Subang bukan hanya dikenal sebagai lumbung padi, tetapi juga memiliki jenis padi yang tergolong langka karena jarang ditemukan di daerah lain. Padi / beras hitam namanya. Selain Subang, hanya sedikit daerah yang memiliki beras jenis ini diantaranya Indramayu, Sleman, Malang, Purwokerto dan Tana Toraja. Di Subang, beras hitam ditanam oleh petani Desa Cibeusi Kecamatan Ciater dari jaman dahulu.

“Beras hitam sudah ditanam para leluhur kami sejak lama, namun entah sejak kapan” ujar Elly Syah warga desa Cibeusi saat ditemuai di kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Subang (15/9/2015).

Beras hitam yang ditanam petani desa Cibeusi biasa disebut beas gadog oleh masyarakat sekitar. Saat ini selain menanam padi hitam asli Cibeusi, masyarakat juga menanam padi hitam hasil kawin silang dengan varietas yang disebut padi pendek oleh masyarakat sekitar. Hasilnya beras hasil perkawinan tersebut berwarna lebih hitam dan bentuk lebih lonjong dari beras gadog asli. Kini, selain di Cibeusi, daerah lain di Subang juga sudah mulai mencoba menanam beras hitam.

“Selain dikonsumsi masyarakat sekitar, beras produksi Cibeusi ini banyak di jual ke berbagai Rumah Makan di Bandung,” lanjut Elly yang kini mulai menjual beras hitam Cibeusi dengan merek Menak.

beras hitam subang

Meskipun kini beras hitam bebas diperjualbelikan, namun di beberapa daerah beras ini masih dianggap sakral. Hanya orang-orang tertentu yang diperbolehkan mengkonsumsi beras jenis ini. Di Tana Toraja hanya tetua adat dan pada acara-acara tertentu saja yang boleh mengkonsumsi beras hitam. Di sekitar Cirebon mengkonsumsi beras hitam ini adalah pamali, kecuali untuk para bangsawan di kesultanan Cirebon. Demikian pula di Yogyakarta, hingga kini sultan dan abdi dalem masih mengkonsumsi beras hitam.

Tak hanya di Indonesia, jaman dahulu di Tiongkok beras hitam disebut forbidden rice atau beras terlarang. Hanya kaisar Tiongkok dan kalangan istana saja yang boleh mengkonsumsinya.

Lalu apa sebenarnya keistimewaan beras hitam ini sehingga menjadi makanan khusus para raja dan bangsawan?

Untuk alasan tersebut tidak ada yang bisa menjelaskan, namun ternyata secara ilmiah beras hitam memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia seperti:

  1. Antioksidan yang kuat

Seperti halnya blackberry, raspberry dan duwet, beras hitam juga mengandung pigmen flavonoid yang disebut antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Menurut penelitian antosianin bermanfaat dalam pengiobatan penyakit kanker, diabetes, jantung hingga Alzheimer. Efek antosianin yang berlimpah dalam beras hitam juga membuat ekstrak beras hitam khasiatnya setara dengan obat simvastatin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

2. Kaya Zat Besi

Zat besi berguna untuk menangkal radikal bebas yang merusak sel selama proses oksidasi. Zat ini pula lah yang berperan mengubah makanan menjadi energi.

3. Kaya Zinc

Mineral ini bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan dapat melindungi sel dari kerusakan.

4. Mengandung Vitamin B6

Seporsi beras hitam dapat memenuhi kebutuhan akan vitamin B6 sebanyak 23% dari total kebutuhan harian.

5. Memiliki Karbohidrat Kompleks

Berbeda dengan beras putih yang memiliki karbohidrat sederhana, beras hitam memiliki karbohidrat kompleks sehingga angka glikemiknya rendah. Angka glikemik atau indeks glikemik merupakan angka yang menunjukkan seberapa besar suatu makanan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Karbohidrat kompleks ini akan membuat kita akan lebih cepat merasa kenyang jika mengkonsumsi beras hitam. Kandungan nutrisi dalam karbohidrat kompleks beras hitam adalah sebagai berikut: pati 75,5%, amilosa 22,9%, amilopektin 51,5%, betakaroten 804 mg/100rg, dan antosianin 393,9 ppm.

6. Rendah Kalori

Beras hitam memiliki kalori yang lebih kecil dari beras merah atau putih. beras hitam berkalori 351 kcal, beras merah 352 kcal, sedangkan beras putih 357 kcal.

7. Kaya Serat

Kandungan serat dalam beras hitam adalah 20,1 gram per 100 gram. Bandingkan dengan beras merah yang kandungan seratnya hanya 0,8 gr atau beras putih yang 0,2 gr.

Kontak :

Beras Hitam Menak

Elly Syah

Telp. 082240394050