Akhirnya, Aliansi Buruh Subang (ABS) Punya Wakil di Dewan Pengupahan

KOTASUBANG.com, Subang – Keinginan Aliansi Buruh Subang (ABS) untuk menempatkan wakilnya di Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) akhirnya diakomodir. Hal itu diputuskan setelah perwakilan ABS yang terdiri dari KASBI, FSPMI, SPMKB dan FSP-LEM melakukan audiensi dengan DPRD Subang dan perwakilan pemerintah Kabupaten Subang dalam hal ini diwakili Disnakertrans di gedung DPRD Subang, Rabu (16/9/2015).

“Tadi perwakilan dari ABS telah beraudiensi dengan ketua DPRD dan perwakilan pemerintah di gedung DPRD. Keinginan kita untuk dimasukan ke Depekab diakomodir, dan kami diundang untuk hadir dalam penandatanganan revisi SK Depekab minggu depan,” kata Jono perwakilan dari SPMKB seusai beraudiensi di gedung Dewan.

buruh subang 5

Perwakilan buruh bergantian berorasi

buruh subang 4

Perwakilan buruh bergantian berorasi

buruh subang 6

Perwakilan buruh bergantian berorasi

Selain itu menurut Jono, Ketua DPRD juga mengungkapkan Perda Ketebagakerjaan yang Pro Buruh akan mulai dibahas tahun 2016 mendatang.

“Beliau juga menanyakan daerah yang sudah memiliki perda buruh, maka kami Jawab Pasuruan untuk dijadikan daerah studi banding tentang ini,” lanjutnya.

Sementara perwakilannya melakukan audiensi lebih dari seribu buruh berkumpul di depan kantor bupati Subang mendengarkan orasi dari para perwakilan tiap serikat. Sebelumnya para buruh juga menyampaikan tuntutannya di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Subang.

buruh subang 2

Rombongan buruh sempat tertahan beberapa menit di depan gerbang gedung DPRD. Setelah bernegosiasi akhirnya gerbang dibuka oleh aparat.

 buruh subang 1

Selain menuntut adanya wakil ABS di Depekab, para buruh juga menuntut UMK Kabupaten Subang 2016 sebesar 3,5 juta rupiah, penghapusan sistem tenaga kerja kontrak dan outsourching, percepat PERDA yang pro terhadap buruh, stop Union Busting dan kriminalisasi aktivis buruh, turunkan harga kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat dan turunkan Harga BBM.