Melihat Subang Pada Masa Prasejarah di Museum Expo 2015 Purwakarta

KOTASUBANG.com, Purwakarta – UPTD Museum Daerah Kabupaten Subang turut berpartisipasi dalam gelaran Museum Expo 2015 yang digelar di Gedong Sigrong, jalan Siliwangi Purwakarta 31 Agustus – 4 September 2015. Bersama dengan Museum-museum dari Jakarta dan Jawa Barat, Museum Daerah Subang memamerkan sebagian koleksi utamanya yang berasal dari jaman prasejarah.

“Dalam pameran kali ini kita mengambil tema Subang Pada Masa Prasejarah. Beberapa koleksi utama museum kita pamerkan di sana,” kata Yusep Wahyudin, Kepala UPTD Museum Daerah Subang.

Koleksi utama yang dipamerkan adalah bejana perunggu yang ditemukan di Serang Panjang tahun 2007 lalu. Di Indonesia bejana perunggu hanya di temukan 3 buah dan yang ditemukan di Subang adalah yang terbesar diantara ketiganya. Hal ini sekaligus juga menjadi salah satu peninggalan jaman perunggu terbesar yang ditemukan di Indonesia. Di Indonesia jaman perunggu diperkirakan terjadi sekitar 2000 tahun Sebelum Masehi. Penemuan bejana perunggu dan benda-benda jaman prasejarah di Subang menunjukkan bahwa peradaban di Subang pada masa prasejarah sudah sangat tinggi.

Bejana perunggu peninggalan 2000 Sebelum Masehi kolesksi UPTD Museum Daerah Subang di pamerkan pada Museum Expo 2015 di Purwakarta

Bejana perunggu peninggalan 2000 Sebelum Masehi di pamerkan pada Museum Expo 2015 di Purwakarta

Di permukaan bejana perunggu tersebut juga terdapat corak yang kini tengah dikembangkan menjadi salah satu motif batik Subang yang dikenal dengan motif purba. Corak tersebut berbentuk kijang, burung enggang, tumpal dan suluran.

“Kita juga menampilkan grafis mengenai bentuk-bentuk pada motif purba tersebut dengan penjelasan filosofisnya agar masyarakat menjadi lebih tahu,” ujarnya.

Bersama museum daerah Subang, turut berpartisipasi dalam pameran kali ini Museum KAA, Museum Pos, Museum Penerangan, Museum Basuki Abdullah, Museum Monumen Perjuangan Bandung, Museum Istiqlal, Museum Transportasi dan Museum Zoologi. Museum Expo 2015 ini terselenggara atas prakarsa Museum Sribaduga Bandung