Kisah Dini, Bocah Tunanetra Bersuara Emas Pukau Juri Subang Xtravaganza

KOTASUBANG.com, Subang – Panas terik tak menyurutkan semangat seorang gadis tunanetra asal kampung Batu Nunggul, Pagaden bernama Dini Juniawati (10) untuk mengikuti audisi Subang Xtravaganza, Sabtu (29/8/2015) di sekretariat Subang Xtravaganza, Cibarola, Subang. Tidak adanya angkutan umum menyebabkan Dini yang ditemani ibunya harus berjalan kaki sekitar 1 Km menyusuri jalan Lentan Ukin tempat lokasi acara berlangsung. Namun tak sia-sia, suara merdunya membuat dewan juri terpukau hingga ia lolos ke babak semi final. (baca juga : Ajang Pencarian Bakat Terbesar Subang Xtravaganza akan Gebrak Subang)

“Alhamdulillah bisa lolos ke semi final,” ujar ibundanya setelah tampil di depan dewan juri.

subang xtravaganza 2

Abdul Sobar, pemijat refleksi asal Gang Cendrawasih yang jago nyanyi dangdut

Sesaat sebelum tampil di depan dewan juri, Dini tampak beberapa kali menangis. Menurut ibunya ia teringat sama kakeknya yang baru saja meninggal beberapa waktu lalu. Biasanya kakeknya lah yang sering mengantar Dini mengikuti perlombaan seperti ini. (baca juga : Wabup ; Pacu Kreatifitas Anak Muda, Subang Xtravaganza Harus Jadi Agenda Rutin)

“Saya ingin membahagiakan orang tua saya, terutama kakek dan nenek,” ujar Dini ketika ditanya alasan mengikuti ajang pencarian bakat ini.

Selain Dini ada pula Abdul Sobar (38), pria yang berprofesi sebagai tukang pijat refleksi ini juga lolos ke babak semi final berkat lagu dangdut Rhoma Irama yang dibawakannya.

“Saya ikut acara ini biar bisa membahagiakan ibu bapak dan semoga bisa jadi orang terkenal,” kata warga gang Cendrawasih ini sambil tertawa.

subang xtravaganza audisi subang 1

Opey, salah seorang panitia Subang Xtravaganza bersama peserta audisi

Ada pula Keisya dan Leony, dua sahabat ini mengikuti audisi di zona yang berbeda. Setelah sebelumnya Leony lolos ke semi final di audisi Jalan Cagak, sahabatnya Keisya juga lolos diĀ  audisi Subang. Kebiasaan bernyanyi di gereja membawa keduanya lolos ke semi final ajang pencarian bakat terbesar di Subang ini.

“Saya ikut ini ingin mengasah bakat, mudah-mudahan saja ada yang mengorbitkan saya nanti,” kata gadis yang mengaku memiliki bakat nyanyi dari Opa dan Oma nya ini.

Keisya dan Leony, kebiasaan menyanyi di Gereja membawa mereka lolos audisi Subang Xtravaganza

Keisya dan Leony, kebiasaan menyanyi di Gereja membawa mereka lolos audisi Subang Xtravaganza

Selain bakat menyanyi berbagai bakat lainnya juga ditunjukkan para peserta audisi, mulai dari acting, harmonika, gitar, melukis, kendang hingga sulap. Menurut Opey salah seorang panitia pelaksana, di setiap zona audisi antusiasme peserta cukup tinggi, terutama di zona Jalan Cagak dan Purwadadi. (baca juga : Subang Xtravaganza Cari Bakat Terpendam, Warga Antusias Ikuti Audisi di Zona I)

“Peserta pada audisi di Purwadadi minggu lalu membludak hingga bikin panitia kewalahan, namun audisi di Subang hari ini lebih bervariasi. Dari nyanyi hingga sulap ada,” ujarnya.

Dari audisi di 4 zona berbeda ini kemudian diambil 80 peserta yang akan mengikuti semi final, 5 September mendatang. Selanjutnya akan dipilih 20 peserta yang akan bertarung pada grand final bulan depan. Subang Xtravaganza telah membuka peluang kepada warga Subang, tua dan muda untuk menunjukkan bakat yang dimilikinya kepada masyarakat luas.