Dolar Naik UMKM Subang Tak Terpengaruh Signifikan

KOTASUBANG.com, Subang – Anjloknya nilai tukar rupiah hingga mencapai level Rp. 14.000,- per Dolar tak berpengaruh signifikan pada kondisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Subang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ugit Sugiana ketika membuka acara pelatihan pengembangan usaha dan permodalan kepada pelaku UMKM, di gedung LIPI, jalan KS Tubun, Subang, 25-26 Agustus 2015.

Menurut Ugit, bahan baku yang digunakan oleh UMKM sebagian besar merupakan bahan lokal, sehingga fluktuasi nilai tukar rupiah tidak terlalu berpengaruh bagi pelaku UMKM.

“Bahan baku yang digunakan oleh UMKM 90 persen bahan baku lokal sehingga nilai tukar tidak berpengaruh,” ujarnya.

dinas koperasi subang kumkm dinas koperasi subang

Ugit menambahkan, makin lemahnya nilai tukar rupiah ini harus dijadikan momentum untuk kembali mengkonsumsi barang-barang lokal.

“Kita kembali galakan gerakan mencintai produk lokal, konsumsi produk-produk UMKM kita, termasuk juga hindari konsumsi buah-buahan impor,” tambahnya.

Pelatihan yang dilakukan dalam rangka penciptaan iklim usaha kecil dan menengah yang kondusif ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari pelosok Subang. Para pelaku usaha ini mendapatkan materi mengenai studi kelayakan usaha dan cara pengajuan proposal bantuan dan kredit pengembangan usaha dari beberapa narasumber termasuk dari PJT Jatiluhur, Bank Indonesia dan Bank Jabar Banten.

Dalam kesempatan tersebut pelaku UMKM juga mendapat penjelasan dari pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Subang.