5 Perusahaan di Subang dan Purwakarta Diduga Cemari Sungai Cilamaya

KOTASUBANG.com, Karawang – Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat, menduga lima perusahaan yang berlokasi di Purwakarta dan Subang telah mencemari sungai Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Koordinator Tim Terpadu BPLHD Jawa Barat Anna Oktaviana di Karawang, Kamis (13/8), mengaku sudah menyusuri sungai Cilamaya hingga Subang dan Purwakarta.

Bahkan, katanya, pihaknya sudah mengambil sampel air sungai Cilamaya di titik-titik tertentu untuk selanjutnya diuji di laboratorium.

Ia mengatakan, dari pemeriksaan awal akhirnya diketahui, limbah industri yang mencemari sungai Cilamaya berasal dari lima perusahaan yang ada di Purwakarta dan Subang. Kelima perusahaan itu diduga kuat telah mencemari sungai Cilamaya.

“Dari lima perusahaan itu, dua perusahaan berlokasi di Purwakarta dan tiga perusahaan berlokasi di Subang. Kelima perusahaan itu sudah diperiksa,” katanya, saat inspeksi mendadak di Karawang.

hutan iklim blanakan subang

Sungai Cilamaya, Blanakan

Menurut dia, Tim Terpadu dibentuk karena dugaan titik pencemaran limbah berada di dua kabupaten, yakni Subang dan Purwakarta. Sementara aliran sungai itu menuju Karawang.

Tim Terpadu yang menangani pencemaran sungai Cilamaya itu terdiri atas BPLHD Jabar, BPLHD Karawang serta jajaran Kepolisian dari Polda Jabar.

Kepala BPLHD Karawang Setya Dharma mengatakan, kasus pencemaran Sungai Cilamaya kini sedang dalam proses. Diharapkan, sungai itu akan kembali normal. Sebab, air sungai tersebut biasa digunakan petani untuk mengairi areal persawahan mereka. Apalagi saat musim kemarau, petani di wilayah Cilamaya menggunakan sungai yang mengandung limbah untuk mengairi areal sawahnya. (BeritaSatu)