Pengamanan Istana Bogor di Diperketat, Terkait Hilangnya Dinamit yang Dikirim dari Subang ke Bogor

bahan peledak subangBeberapa objek vital dijaga polisi setelah 250 dinamit hilang dalam perjalanan dari Subang ke Bogor, salah satunya Istana Bogor. Polisi bersiaga di salah satu ikon Kota Bogor tersebut.

Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama mengatakan pihaknya menerjunkan anggota ke sekitar Istana Bogor untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait hilangnya ratusan dinamit siap ledak tersebut.

“Anggota kami sudah bersiaga di sekitar Istana Bogor. Kami berkoordinasi dengan pihak Denpom untuk melakukan pengetatan di pintu Istana. Pemeriksaan secara detail dilakukan terhadap orang-orang atau kendaraan yang keluar masuk di sekitar Istana,” kata AKBP Bahtiar Ujang.

Di sekitar Istana Bogor, terlihat beberapa anggota Polres Bogor Kota bersiaga. Mereka melakukan pemantauan di sekitar luar istana.

Sementara, Kapolres Bogor AKBP Asep Saprudin hingga kini belum bisa dikonfirmasi terkait hilangnya ratusan dinamit maupun antisipasi-antisipasi terhadap objek vital pasca kasus hilangnya ratusan dinamit tersebut.

Rabu (26/6) siang kemarin, empat truk pembawa dinamit milik PT Batu Sarana Persada berangkat dari Subang ke Bogor. Truk ini mampir ke gudang di Jakarta Utara, milik PT NMK yang bergerak di pengadaan dinamit. Pada pukul 04.00 WIB, Kamis (27/6), truk kembali bergerak ke Bogor dan tiba sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi.

“Setelah tiba dan dihitung, ada dua dus yang hilang,” ujar Kapolda Jabar Irjen Suhardi Aliyus.

Sumber : dtk