Tak Miliki Dana, Sanggar Seni Sadewa Terancam Gagal Wakili Subang dalam Festival Tari di Jakarta

KOTASUBANG.com, Compreng – Waktu pelaksanaan festival tari nasional semakin dekat, sanggar seni Sadewa, Compreng yang akan mewakili Kabupaten Subang dan ajang bergengsi ini sudah sangat siap menunjukkan aksi terbaiknya pada gelaran yang sedianya akan diadakan 8 Agustus mendatang di Jakarta.

Namun sayang, kesiapan materi pertunjukkan tersebut berbanding terbalik dengan kesiapan dana operasionalnya, sehingga semua kerja keras mereka terancam sia-sia karena tidak bisa berangkat hanya karena masalah dana.

sanggar seni sadewa compreng subang
Sanggar Seni Sadewa siap wakili Subang dalam festival tari di Jakarta

“Sudah mendekati waktu pelaksanaan, hingga saat ini kami belum bisa memperoleh dana operasional untuk keberangkatan kami ke Jakarta. Pemerintah daerah pun tidak memberi kejelasan bantuan dana, padahal keberangkatan kami mewakili Kabupaten Subang, “ujar Edi Sutrisno, S.Sn pembina sanggar seni Sadewa.

Dana operasional yang dibutuhkan tersebut diantaranya untuk biaya makan sebanyak 35 orang penari, penata musik, pelatih dan penata rias. Selain itu mereka juga memerlukan biaya transport untuk menyewa kendaraan pengangkut para personel dan gamelan.

sanggar sadewa subang
Sanggar Seni Sadewa tengah berlatih untuk festival tari di Jakarta
sanggar sadewa subang
Sanggar Seni Sadewa tengah berlatih untuk festival tari di Jakarta

Aef Ruslan, S.Sn pelatih tari Sanggar Seni Sadewa mengungkapkan jumlah dana tersebut sebenarnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan nama baik Subang yang tengah dipertaruhkan.

“Nama baik Subang tengah dipertaruhkan, jangan sampai kita tidak jadi berangkat bertanding hanya karena masalah dana. Mereka (panitia) secara khusus mengundang Kabupaten Subang karena potensi yang kita miliki. Sayang kalau kepercayaan mereka kita sia-siakan, dan seharusnya Kabupaten Subang malu tak bisa mengirim delegasi hanya karena masalah dana,” jelasnya.

“Tahun lalu kami berhasil mempersembahkan piala untuk Kabupaten Subang sebagai salah satu unggulan terbaik. Makanya, mereka kemudian secara khusus mengundang Subang kembali. Hanya beberapa daerah saja yang memperoleh kepercayaan ini,” Aef menambahkan. (baca juga : Sanggar Seni Sadewa, Harumkan Nama Subang Melalui Seni)

Jika dalam beberapa hari ke depan mereka belum bisa memperoleh dana untuk operasional, sebagai jalan terakhir terpaksa mereka akan “mengamen” dibeberapa titik di Subang termasuk di Wisma Karya.

“Kalau dalam beberapa hari ini kami belum bisa memperoleh dana, dengan sangat terpaksa kami akan mengamen”, kata Ade Hendarto salah seorang penari Sanggar Seni Sadewa.

Tarian yang akan dibawakan Sanggar Seni Sadewa berjudul “Nyi Mas Putri Mantrial”, yang menceritakan tentang legenda putri cantik dari Subang.

Berita Terkait: