Tolak PHK Sepihak, Buruh Subang Berunjuk Rasa

KOTASUBANG.com, Kalijati – Ditengah hiruk pikuk menyambut lebaran, serikat pekerja yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Subang berunjuk rasa di depan PT Sung Won, Jalan Raya Purwadadi, Subang, Senin pagi (13/7/2015). Dalam aksinya, mereka menuntut perusahaan mempekerjakan kembali buruh yang di PHK sepihak oleh perusahaan tersebut.

“Kami menuntut perusahaan untuk mempekerjakan kembali karyawan yang telah di-PHK sepihak oleh perusahaan dan mengangkat semua karyawan kontrak PT Sung Won menjadi karyawan tetap,” ujar Rachmat Saputra, koordinator lapangan aksi tersebut.

“Sekarang ada 9 orang yang di-PHK sepihak dan Agustus nanti masih ada lagi sekitar 200 lebih karyawan kontrak yang di ujung tanduk,” tambahnya.

Menurutnya perusahaan telah menempatkan karyawan kontrak tidak sesuai dengan regulasi yang ada, yaitu  UU 13 tahun 2003 pasal 59 yang juga telah diatur secara rinci dalam kepmen 100 tahun 2004.

CJwUxGWUcAATiYK

Buruh berunjukrasa di depan PT Sung Won, jalan raya Purwadadi menolak PHK sepihak, Senin (13/7/2015)

“Undang-undang tersebut mengatur bahwasannya pekerja yang dikategorikan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) atau¬†Pekerja Kontrak adalah pekerja dengan jenis pekerjaan sekali atau sementara, pekerjaan yang penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 tahun, pekerjaan yang bersifat musiman atau pekerjaan yang bersifat produk baru. Melihat jenis pekerjaannya yang bersifat tetap sesuai dengan aturan tersebut maka seharusnya karyawan PT Sung Won dijadikan karyawan tetap,” katanya.

Secara rinci UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Pasal 59 menyatakan :
(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
a. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
b. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;
c. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

(2) Perjanjian Kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang besifat tetap.
Berdasar Penjelasan Pasal 59 ayat (2) menjelaskan :
Yang dimaksud dengan pekerjaan yang bersifat tetap dalam ayat ini adalah pekerjaan yang sifatnya terus menerus, tidak terputus-putus, tidak dibatasi waktu dan merupakan bagian dari suatu proses produksi dalam satu perusahaan atau pekerjaan yang bukan musiman.