Lagi!, 7 Tewas Kecelakaan Di Tol Cipali

KOTASUBANG.com, Majalengka – Tujuh tewas, empat orang lainnya kritis akibat kecelakaan lalulintas yang terjadi antara kendaraan Daihatsu Grand Max di ruas tol Cikampek-Palimanan-Kertajati (Cipali), tepatnya di kilometer 178, di wilayah Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Senin (6/7/2015).

Korban tewas adalah Catim, Manto, Edi (40), Rastono (50), Iwan (27), Uus (27) dan Nurdin (27), kesemuanya warga Pasaleman, Cirebon. Korban kritis dan masih menajlani perawatan adalah Husen, Iwan, Amin, dan Suada juga warga Pasaleman.

Kecelakaan lalu lintas tersebut menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Yudhi Sulistio Wahid disertai Kasat Lantas Ajun Komisaris Rezkhy Aditya Dewanto, terjadi sekitar pukul 15.30 WIB menimpa kendaraan minibus Gran Max No Pol E 1720 MX yang melaju dari arah Cikampek dengan kecepatan tinggi menuju Cirebon dengan ditumpangi 11 orang.

Memasuki kilometer 178, pengemudi Gran Max diduga berupaya mendahului kendaraan tangki No Pol R 2322 WB bermuatan bahan kimia tujuan Cilacap, Jawa Tengah yang tengah berhenti di bahu jalan. Karena kecepatan tinggi kendaraan Gran Max akhirnya oleng dan terguling hingga dua kali ke kanan jalan, kemudian masuk selokan kering yang kedalamannya sekitar 50 cm.

Akibat kecelakaan tersebut tiga orang penumpang yang berada dalam kendaraan terpental keluar dan membentur badan jalan, tiga orang lainnya tewas di lokasi kejadian akibat terbakar bersama kendaraan karena belum sempat diselamatkan warga yang kebetulan tengah berada di lokasi kejadian.

Penumpang lainnya sempat diselamatkan. Dua orang penumpang tewas setelah berada di RS Mitra Plumbon, satu tewas di RS Arjawinangun Cirebon. Lima orang lainnya kini kritis dan menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.

Korban yang hangus terbakar adalah pengemudi dan penumpang yang duduk disamping pengemudi serta di belakang pengemudi. Dua orang penumpang di antaranya begitu kecelakaan terjadi berhasil diselamatkan oleh warga. Sedangkan pengemudi dan dua penumpang lainnya belum sempat diselamatkan warga akibat kendaraan keburu meledak.

“Posisi pengemudi hingga kendaraan terbakar masih duduk memegang setir, sedangkan penumpang yang berada di pinggir pengemudi pun masih dalam posisi duduk,” kata Kapolres.

gran-max-hajar-truk-tangki-di-cipali-9-korban-gosong-dievakuasi-rev-1
Gran Max yang terbakar di Tol Cipali (Foto : Merdeka.com)

Arus lalulintas di ruas jalan tol sempat terhambat selama kurang lebih tiga jam, mulai pukul 15.30 hingga pukul 18.30 WIB, laju kendaraan dari arah Cikampek sempat terhenti menghindari kobaran api dari kendaraan yang terbakar. Namun setelah pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian laju kendaraan mulai berjalan meski sangat lambat.

“Ketika evakuasi dilakukan jalan kendaran dari arah Cikampek masih bisa melaju namun sangat pelan,” ungkap seorang warga.

Evakuasi kendaraan serta korban butuh waktu cukup lama karena beberapa penumpang terjepit badan kendaraan terutama pengemudi dan penumpang yang duduk di samping pengemudi. Untuk mengeluarkan para korban terpaksa beberapa bagian badan kendaraan digergaji sehingga memakan waktu cukup lama.

Sekitar pukul 18.30 WIB bangkai kendaraan yang berada di tengah jalanpun berhasil ditarik menggunakan kendaraan derek.

Kapolres Majalengka menghimbau pada pengguna ruas tol Cikampek-Palimanan–Kertajati untuk selalu hati-hati, karena kecelakaan tersebut pada umumnya akibat kelalaian para pengemudi.

“Bila pengemudi mengantuk disarankan untuk berhenti,” kata Kapolres. (PR)

(baca juga : Kisah Pilu Dibalik Megahnya Tol Cipali)

Berita Terkait: