Buah Sadulur Energi Baru Bagi Perkembangan Budaya Subang

KOTASUBANG.com, Purwadadi – Puluhan anak muda dari pelosok Subang tengah giat berlatih mempersiapkan diri untuk pagelaran dan deklarasi budaya urang Subang yang akan digelar besok malam, Sabtu (6/6/2015) di lapangan Ciela, desa Wanakerta, Purwadadi. Kabid Kebudayaan Disbudparpora Subang, Yatin, S.Pd yang meninjau langsung prosesi latihan mengaku bangga gelaran budaya yang diprakarsai Yayasan Sentra Budaya Buah Sadulur (YSBBSD).

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih, YSBBSD adalah energi baru bagi perkembangan budaya Subang. Hadir di momen yang sangat tepat ditengah kondisi kekinian. Ini merupakan ikhtiar dan partisipasi nyata dari masyarakat yang peduli budaya untuk menangkal arus globalisasi yang sarat pengaruh negatif,” ujarnya.

buah sadulur subang makangan nangtungan jaman

Sesi latihan gelaran “Subang Maklangan Nangtungan Jaman”

buah sadulur subang makalangan“Saat ini 7 kecamatan di Subang telah ditetapkan menjadi zona industri, tentunya di sana akan terjadi akulturasi budaya yang bisa saja menyebabkan pergeseran ke arah negatif. Karenanya Buah Sadulur dan Disbudparpora harus bahu membahu dalam hal ini,” lanjutnya.

Yatin juga mengungkapkan adalah kewajiban Disbudparpora Kabupaten Subang untuk mendukung setiap kegiatan yang mengembangkan dan melestarikan budaya Subang.

Salah satu pengisi acara dalam gelaran tersebut Yuli Merdekawati mengungkapkan acara ini merupakan geliat positif sebagai bentuk kepedulian dan kesungguhan anak muda Subang dalam ngamumule budaya Subang.

“Semoga gelaran yang diselenggarakan YSBBSD ini akan menginspirasi seniman Subang untuk terus berkreasi, ini juga akan menjadi masukkan bagi pemerintah untuk merangkul para seniman yang saat ini memang memiliki wadah” katanya.

subang makalangan buah sadulur

Kabid Budaya Disbudparpora Subang, berfoto bersama pengurus Yayasan Sentra Budaya Buah Sadulur dan para pengisi acara deklarasi Urang Subang dan Launching Album Subang Makalangan Nangtungan Jaman

Sementara itu menurut ketua YSBBSD Nandang Kusnandar, S.Sn, Subang merupakan wilayah yang notabene berpotensi cukup mumpuni dalam asset Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Kultural (SDK) dan Sumber Daya Alam (SDA).

“Maka kiranya dipandang perlu adanya rumusan sinergitas pemahaman dan penerapan aspek budaya dalam memberikan kontribusi positif peran serta masyarakat, dalam turut serta membangun Subang dengan ragam dan pola terpadu, berdasarkan latar belakang kompetensi sumber daya manusianya masing-masing,” katanya.

“Saatnya “urang Subang” memberi landasan tekad dan sinergitas langkah dengan mengedepankan falsafah, apa yang “urang Subang” dapat berikan untuk Subang. Mari Budayakan Budaya Subang Berbudaya,” pungkasnya.