Subang Siap Makalangan Nangtungan Jaman !!!

KOTASUBANG.com, PurwadadiPurwa artinya permulaan sedangkan dadi artinya menjadi, belum diketahui pasti mengapa tempat ini dinamakan demikian. Yang pasti kini, tempat ini menjadi menjadi salah satu tempat yang pertamakali merasakan gempuran industrialisasi yang berdampak terhadap pengikisan tatanan nilai-nilai budaya yang signifikan. Dan karenanya, besok, 6 Juni 2015 sejarah baru juga akan mencatat di Purwadadi pula akan dideklarasikan sebuah tekad bersama, sebuah pernyataan sikap “urang Subang” dalam rangka menjaga konsistensi apresiasi “urang Subang” terhadap budayanya yang kemudian akan dinamakan Deklarasi Budaya Urang Subang. Bahwa urang Subang juga harus memiliki kesatuan niat dan tekad bersama untuk turut berkiprah dalam pembangunan Subang dengan menegakkan jati diri dengan ciri dan caranya menyikapi laju perubahan di Kabupaten Subang tentunya dngan dilandasi sikap dan pola kebersamaan “silih jaga silih bela, nalikeun rasa”. Dengan kata lain, “Subang Siap Makalangan, Nangtungan Jaman!”

Deklarasi Budaya Urang Subang itu sendiri akan mengusung 3 pilar gerakan budaya urang Subang dalam menyikapi sinergitas sikap urang Subang dalam menghadapi era perubahan. 3 Pilar gerakan budaya urang Subang tersebut terangkum dan mengerucut dalam 3 pondasi kalimat amanah buhun meliputi:
1. Someah hade ka semah
2. Pindah cai pindah tampian
3. Jati ulah kasilih ku junti

11212127_101256250210884_2364522217412597257_o

Someah hade kasemah merupakan pola sikap urang Subang yang menjunjungtinggi  sikap ramah (someh) dan baik (hade) kepada tamu atau pun pendatang yang hadir di wilayah Kabupaten Subang. Pindah cai pindah tampian adalah pola sikap yang harus mampu menyesuaikan diri pada situasi dan tempat apapun dengan mengikuti pola aturan dan tata nilai setempat. Urang Subang akan someah hade kasemah, tentunya kepada tamu yang bisa pindah cai pindah tampian. Sedangkan jati ulah kasilih ku junti adalah falsafah urang Subang yang tidak ingin jatidirinya tergantikan oleh jati diri orang lain (orang luar). Untuk itu urang Subang sendiri harus mampu mempertahankan jati dirinya dan harus bisa bersaing dengan para tamu dari luar Subang. Subang keur urang Subang, jangan sampai tersisih dan kalah bersaing dengan para tamu.

Deklarasi budaya urang Subang tersebut akan dikemas apik dipadukan dengan sebuah pagelaran musik kolaborasi sekaligus launcing album “Subang Makalangan Nangtungan Jaman”dimana syair-syairnya merupakan manifestasi dari 3 pilar gerakan budaya urang Subang di atas.

Puluhan talent yang berasal dari pelosok Kabupaten Subang siap menunjukkan penampilan terbaiknya. Para seniman terbaik Subang akan diberi ruang untuk berekspresi dalam sebuah pagelaran dengan tata panggung megah untuk kaliber artis nasional. Tak hanya itu panitia dari Yayasan Buah Sadulur juga telah menyiapkan 1000 keping CD album untuk dibagikan secara gratis.

Berikut salah satu lagu dalam album Subang Makalangan Nangtungan Jaman