30,8% Responden Nyatakan Tidak Yakin, Sebagian Besar Lainnya Nyatakan Cukup Yakin dan Yakin

KOTASUBANG.com, Subang – Dari kuisioner yang di bagikan sebelum acara diskusi “Siapkah Subang Menghadapi Industri?” yang digelar Minggu (17/5/2015) kemarin di Aula SKB, Jalan Marsinu Subang terungkap Pendidikan, Infrastruktur dan Penertiban Industri menjadi masalah paling mendesak yang disoroti oleh peserta Diskusi Publik. (baca juga : Diskusi Industrialisasi : Regulasi dan Kondisi Sosial Jadi Prioritas Kajian)

11258478_10206185298408939_8040247769716261902_n

27,3% responden menyatakan bahwa penyebab utama masalah pada gambar 1 di atas disebabkan oleh Ketidaksiapan Pemerintah Daerah, terutama dari perencanaan yang kurang matang sehingga berimbas pada minimnya perhatian terhadap masalah yang timbul. Selain ketidaksiapan pemerintah, kesadaran masyarakat juga masih rendah dan minimnya kontrol/pengawasan yang melahirkan peluang korupsi terjadi.

10409768_10206185298448940_4069788759156926930_n
Salah satu pilihan solusi yang mengemuka diantara jawaban responden adalah “perketat kontrol perijinan agar bebas dari korupsi”. Hal ini berlaku untuk semua masalah, mulai dari pendidikan, infrastruktur dan perijinan industri yang dianggap belum transparan/bebas korupsi.
11014916_10206185298528942_2970678785533627515_n
Dari sisi kepercayaan dan keyakinan responden terhadap kemampuan pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sebelumnya, 30,8% responden menyatakan tidak yakin, namun sebagian besar lainnya menyatakan cukup yakin dan yakin. Hanya 9,1% responden yang merasa sangat yakin. (baca juga : Inilah Sinergitas Antara Semua Elemen Masyarakat Untuk membangun Subang)

11218801_10206185298928952_4742099248643601510_n

Kuisioner yang dilakukan sesaat sebelum diskusi ini hanyalah merupakan data awal yang diperoleh dari responden para peserta diskusi saja, selanjutnya sesuai kesepakatan akan dilakukan diskusi lanjutan dan pengumpulan informasi secara lebih luas. Menurut Peneliti LIPI, Yanu Endar Prasetyo, bergerak dengan data untuk menjaga lingkungan (fisik dan sosial) di Kabupaten Subang sangat penting, agar tidak salah dalam mendiagnosa  masalah dan solusinya.

(Kuisioner dan pengolahan data di atas dilakukan oleh Yanu Endar Prasetyo, Peneliti LIPI)

Berita Terkait: