Raperda Ketenagakerjaan Akan Dimasukan Dalam Prolegda 2016

KOTASUBANG.com, Subang – Pejuangan buruh yang menuntut segera dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan mulai menemukan titik terang. Hari ini, Kamis (7/5/2015) telah dicapai kesepakatan dengan DPRD Subang dalam hal ini diwakili  Ketua DPRD Ir. Beni Rudiono untuk memasukan rencana Perda Ketenagakerjaan pada Prolegda 2016 mendatang.

Hal itu diungkapkan ketua FSPMI Subang sekaligus penanggungjawan aksi, Suwira kepada KOTASUBANG.com setelah melakukan aksi unjuk rasa dan audiensi bersama Aliansi Buruh Subang (ABS) yang terdiri dari KASBI, SPMKB, FSPMI dan FSP LEM di gedung DPRD Subang  .

Alhamdulillah, rencananya Raperda Ketenagakerjaan akan dimasukkan ke dalam Prolegda tahun 2016. Pak ketua DPRD Beni Rudiono juga telah menandatangani surat pernyataan yang salah satu pointnya tentang Pembuatan Perda Ketenagakerjaan itu, “ujar Suwira.

ABS perda ketenagakerjaan
Ketua FSPMI, Suwira, berorasi di depan rekan-rekan buruh setelah melakukan audiensi dengan ketua DPRD Subang, Kamis (7/5/2015)

Sementara itu ketua DPRD Ir. Beni Rudiono juga membenarkan hal tersebut. Menurut Beni Raperda Ketenagakerjaan tersebut akan dijadikan Perda Inisiatif DPRD untuk dimasukkan dalam Prolegda 2016.

“Benar, tadi saya sudah beraudiensi dengan buruh, dan salah satu hasilnya tentang rencana pembuatan Perda Ketenagakerjaan. Raperda tersebut nantinya akan berupa Perda Inisiatif DPRD dan akan dimasukkan dalam Prolegda 2016,” ungkap Beni.

Ditanya mengenai cakupan Perda yang akan dibuat. Beni mengungkapkan hal itu akan berkembang pada pembahasan nanti.

“Sedangkan pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam pembuatan Perda ini tentunya dari pihak buruh, pengusaha dan pemerintah,” tambahnya.

Salah satu perwakilan buruh dari KASBI, Anang Vian menyambut baik akan dimasukkannya Perda Ketenagakerjaan pada Prolegda 2016. Menurutnya, terwujudnya Perda Ketenagakerjaan merupakan harapan dan perjuangan panjang.

“Sejak Mayday 2012 lalu kami bersama mahasiswa dan ormas kepemudaan telah menyuarakan ini, namun tidak pernah terealisasi hingga saat ini, padahal kami memandang perlu Perda Ketenagakerjaan ini, karena Undang-Undang Ketenagakerjaan yang ada saat ini sangat tidak tegas,” katanya.

perda ketenagakerjaan buruh subang
Aliansi Buruh Subang turun kejalan menyuarakan dibuatnya Perda Ketenagakerjaan yang melindungi hak buruh Subang, Kamis (7/5/2015)

Sebelumnya Suwira juga mengungkapkan tahun 2013 lalu sebenarnya kesepakatan mengenai pembuatan Perda Ketenagakerjaan ini juga telah ada, namun ternyata tidak pernah ada realisasinya.

“Tahun 2013 lalu juga sebenarnya kita punya kesepakatan tertulis dengan Muspida. Salah satu isi kesepakan tersebut adalah tentang akan dibuatnya Perda Ketenagakerjaan. Nah, aksi kita tadi ya menagih janji itu dan Alhamdulillah tadi disepakati mau dimasukkan ke dalam Prolegda 2016,” ujar Wira.

Kesepakatan Aliansi Buruh Subang dengan Muspida pada May Day tahun 2013. Satu point kesepakatan adalah pembuatan Perda Ketenagakerjaan yang hingga saat ini tidak direalisasikan
Kesepakatan Aliansi Buruh Subang dengan Muspida pada May Day tahun 2013. Satu point kesepakatan adalah pembuatan Perda Ketenagakerjaan yang sampai saat ini belum terealisasi.

Wira mengungkapkan pentingnya Perda ini, menurutnya jika sudah terwujud perda inilah yang akan mengatur lebih terperinci dan tegas terkait aturan yang sifatnya hak/normatif.

“Perda ini juga merupakan bagian tak terpisahkan dari peraturan Ketenagakerjaan yang ada saat ini dan akan dijadikan acuan buat pemerintah, pengusaha dan pekerja dalam mewujudkan hubungan industrial sehingga terciptanya keadilan, kesejahteraan  bagi buruh dan keluarganya, imbasnya pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait: