Bupati Subang : Aya Jurig di Jalan Bolong

KOTASUBANG.com, Pagaden – Bulan lalu Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat merilis 13 ruas jalan provinsi yang rusak saat ini. Tidak tanggung-tanggung dari jumlah tersebut, 4 ruas jalan diantaranya merupakan jalan yang terdapat di wilayah Kabupaten Subang. Menerima banyaknya keluhan dari masyarakat, Bupati Ojang Sohandi menyampaikan hal ini langsung kepada Gubernur Jawa Barat di depan masyarakat yang hadir dalam pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong di Alun-alun Pagaden, Rabu (6/5/2015).

“Dulu waktu saya menjabat wakil Bupati, di jalan provinsi teh seueur jurigan. Nah jurig itu kemudian hilang waktu jalan provinsinya sudah mulus,” ujar Ojang disambut gelak tawa hadirin.

Nah, sekarang jurig itu pada datang kembali karena jalan bolong-bolong. Jadi mohon pak jalan provinsi segera dimuluskan kembali agar jurig-nya pada kabur,” kata Ojang ketika memberi sambutan pada acara tersebut.

subang jalan

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat langsung merespon permohonan Bupati Ojang tersebut. Menurut Gubernur perihal jalan rusak akan segera selesai semua tahun ini.

“Untuk jalan rusak, Insya Alloh tahun ini sudah beres semuanya, “jawab Gubernur.

“Yang membuat jalan bolong-bolong mah truk yang kapasitasnya terlalu berat, inilah yang mengundang jurig itu pada datang,” jawab Gubernur disambut tawa hadirin.

Selain itu curah hujan yang tinggi dan kualitas pembangunan jalan yang kurang baik menjadi penyebab cepat rusaknya jalan. Hal ini menurut gubernur juga akan diperhatikan.

Untuk diketahui, di wilayah Kabupaten Subang terdapat beberapa ruas jalan yang tanggung jawab perawatannya berbeda-beda mulai dari jalan negara, provinsi dan jalan kabupaten. Jalan negara melintang di wilayah pantura muali dari Patok Beusi hingga perbatasan Indramayu. Sedangkan jalan provinsi diantaranya ruas jalan Subang – Sadang, Subang – Lembang, Subang – Cikamurang, Subang – Pamanukan dan Serang Panjang – Tanjung Siang. Selain ruas jalan tersebut pembangunan dan perbaikan jalan tanggung jawab Bina Marga Kabupaten Subang. (baca juga : Tugu Setum Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Distarkimsih)

Berita Terkait: