May Day, Buruh Subang Pawai dan Aksi Teatrikal

KOTASUBANG.com, Subang – Hari ini seluruh dunia memperingati hari buruh internasional (May Day), kaum buruh memperingatinya dengan berbagai cara.  Di Subang, ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang (ABS) memperingatinya dengan cara yang berbeda. Kali ini mereka tidak hanya berdemo atau berorasi di depan gedung dewan, tetapi pada mayday kali ini ABS mengisinya dengan pawai keliling kota yang dikemas secara apik.

may day subang 9 may day subang 6

Marching band dan aksi teatrikal turut ditampilkan dalam pawai yang mengambil jalur jalan Suprapto – Wangsa Gofarana dan berakhir di depan gedung Wisma Karya ini. Barisan buruh perempuan memimpin long march tersebut diikuti barisan pembawa bendera berbagai organisasi buruh yang tergabung dalam ABS yang kemudian diikuti ribuan buruh lainnya. Sementara itu para srikandi buruh terus berorasi sambil memberi pemahaman kepada warga masyarakat mengenai kondisi buruh di Subang saat ini.

may day subang 4 may day subang 2

buruh subang

Salah seorang koordinator aksi mengungkapkan, teatrikal yang ditampilkan menunjukkan kondisi buruh Subang saat ini yang masih belum bisa dikatakan sejahtera.

“Detik ini ada  80.000 kepala yang menjadi buruh di Subang. Anak dan istri atau suaminya hidupnya tergantung pada jumlah yang 80.000 kepala ini.  Bisa dibayangkan ada berapa ratus ribu orang yang hidupnya tergantung dengan buruh ini,” ujar salah satu buruh dalam orasinya.

“Jika saja puluhan ribu buruh ini sejahtera, maka tentu saja Subang akan maju!,” ujarnya.

may day subang 5 may day subang 3may day subang 7

Sementara itu perwakilan buruh dari KASBI, Anang Vian berharap aparat pemerintahan bersama aparat keamanan untuk lebih jeli dan peduli terhadap rakyatnya dengan cara pengawasan dan terjun langsung ke lapangan serta menyelesaian permasalahan yang ada dengan seadil-adilnya.

“Karena masih banyak perbudakan-perbudakan serta penindasan-penindasan manusia atas manusia  di Kabupaten Subang ini dengan watak penjajahan gaya baru, “ujar Anang.

Pada momentum May Day kali ini, ABS yang terdiri dari KASBI, SPMKB, FSPMI dan FSP LEM juga menyuarakan beberapa hal diantaranya penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing, menolak upah murah, perlindungan buruh migran dan keluarganya, pertauran daerah yang pro buruh dan pro rakyat, subsidi BBM dan sembako dan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Subang.

may day subang 10

may day subang 1 mayday subang

Selain diisi pawai oleh ribuan buruh, kepolisian Resor Subang juga turut memeriahkan May Day kali ini. Puluhan Polwan Resor Subang menyambut kedatangan para buruh di depan Wisma Karya dengan tarian Sisingaan.

Menurut Kapolres SUbang AKBP Harry Kurniawan, SIK, M.H. ikut sertanya Polres Subang dalam perayaan May Day kali ini merupakan wujud kebersamaan Kepolisian dengan masyarakat.

“Baik buruh maupun Kepolisian sama-sama merupakan elemen masyarakat yang harus bersatu. Ini adalah wujud kebersamaan antara Kepolisian dan masyarakat,” Ujar Kapolres. (baca juga : Tari Sisingaan dari Polres Subang Meriahkan May Day)