Bangga, 2 Rekor MURI Jadi Kado Hari Jadi Subang ke-67

Bangga! Itulah yang dirasakan warga Subang kemarin (5/4/2015). Bagaimana tidak, 2 rekor MURI dipecahkan satu hari sekaligus tepat pada hari jadinya yang ke 67. Pada pagi hari lebih dari 11.700 warga Subang berhasil memecahkan rekor makan nanas berjamaah di Alun-alun, Subang. Pada malam harinya giliran alat musik khas Kabupaten Subang  yang diganjar penghargaan MURI dengan kategori meniup alat musik tiup dengan jumlah peserta terbanyak.

korea_subang

Awalnya Pemkab Subang merencanakan pemecahan rekor MURI makan nanas berjamaah ini dengan jumlah 10.000 orang, namun pada pelaksanaanya kemarin jumlah peserta lebih banyak dari rencana semula.

nanas_muri

“Setelah dilakukan pendataan, ternyata antusias masyarakat cukup besar sehingga jumlah orang yang makan nanas ini melebih usulan, dan telah memecahkan rekor makan nanas terbanyak. “Hasil pendataan kami, dalam makan nanas terbanyak ini mencapai 11.700 orang,” ujar Wakil Direktur MURI Osmar Susila.

Sementara itu Bupati Ojang Sohandi mengatakan pemecahan rekor MURI ini merupakan salah satu ajang promosi Kabupaten Subang.toleat_muri2

“Jadi selain tercatat dalam rekor MURI, yang paling penting dalam makan nanas terbanyak ini yaitu ajang promosi dan mengukuhkan Subang merupakan penghasil buah nanas terbesar di Jawa Barat,” katanya.

toleat_muri3

Tak kalah meriah, pemecahan rekor MURI juga dilakukan pada malam hari yaitu rekor memainkan alat musik tiup terbanyak, dalam hal ini Toleat yang merupakan alat musik asli Subang. Dibawah tata lampu yang megah, 2 buah lagu dinyanyikan diiringi Toleat yang dimainkan oleh 1250 pelajar di Alun-alun Kabupaten Subang.

toleat_muri1

Bupati Ojang yang juga turut memainkan alat music ini bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD tampak sumringah setelah rekor MURI ini dipecahkan.

“Saya berharap dengan tercatat di museum rekor dunia Indonesia, Toleat Subang bisa terus berkembang, dan dimainkan semua kalangan. Ini juga sekaligus mengukuhkan bahwa Toleat sebagai alat tiup khas, lahir dan ditemukannya oleh warga Subang,” ujar Ojang.

Pada waktu yang sama juga dilakukan acara penganugerahan kepada pencipta Toleat yaitu almarhum Maman Suparman (Mang Parman) dan Kepada Odo Wikanda sebagai tokoh yang telah mempopulerkan Mang parman dengan Toleatnya dan memberi nama Toleat itu sendiri. Penghargaan tersebut diterima oleh para istri kedua tokoh tersebut.

toleat_muri4

Acara pemecahan rekor MURI Toleat ini dilakukan disela-sela upacara pembukaan PORKAB 1 Kabupaten Subang. Acara ini semakin meriah dengan pertunjukkan kembang api.

hut subang 67 2015