Bupati Gowes Saba Desa, Ini Kata Warga

KOTASUBANG.com, Subang – Sudah beberapa minggu belakangan, setiap hari jumat Bupati Subang mengajak para pejabat di lingkungan pemkab Subang berkeliling desa sambil bersepeda santai. Para pejabat mulai dari Sekda, Kepala Dinas, Staf Pemda Subang, beberapa Kepala UPTD dan Camat selalu diajak serta dalam kegiatan yang disebut gowes saba desa ini. Program yang digagas langsung oleh Bupati Ojang Sohandi ini bertujuan untuk memantau desa di wilayah Subang secara langsung terkait program-program dan kondisi desa saat ini.

Jumat (20/3/2015) pekan lalu lalu, gowes saba desa yang dipimpin Bupati itu mengambil rute Kecamatan Dawuan-Kalijati. Beberapa desa yang dilewati dalam gowes kali ini diantaranya Desa Sukasari, Situsari, Dawuan Kaler, Rawa Lele, Dawuan Kidul yang merupakan Kecamatan Dawuan dan Kalijati Barat, Tanggulun Timur, Tanggulun Barat yang merupakan Kecamatan Kalijati. Walaupun menempuh jalan yang rusak dan penuh lubang, tak menghalangi rombongan untuk terus melanjutkan perjalanan sampai finish di kantor kecamatan Kalijati.

“Gowes saba desa ini bukan hanya memantau desa, program bersepeda itu juga merupakan ajang silaturahmi secara langsung antara pejabat dan masyarakat, sehingga kedepan pembangunan sesuai dengan program Gapura yang kita canangkan bisa lebih efektif dirasakan oleh masyarakat.” ujar Ojang disela-sela gowes saba desa Jumat lalu.

Bupati Subang gowes saba desa ke kecamatan Dawuan (20/3/2015)

Bupati Subang gowes saba desa ke kecamatan Dawuan (20/3/2015)

“Selain itu program gowes saba desa juga bisa lebih mempererat hubungan antara pejabat satu dengan yang lainnya, sehingga mereka bisa semakin akrab,” imbuhnya.

Kepala Desa Dawuan Kidul, Carla Wijaya mengatakan sangat menyambut baik program gowes saba desa yang digagas bupati ini.

“Ini harus dipertahankan karena dengan bersepeda masyarakat bisa lebih mengetahui secara langsung siapa pemimpin mereka. Dengan bersepeda ke desa-desa para pejabat bisa mendengarkan keluhan warganya secara langsung. Jadi mereka bisa melihat keadaan masyarakat yang sesungguhnya.” katanya.

Dedeh, warga Dawuan tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyampaikan keluhannya atas infrastruktur jalan yang rusak secara langsung kepada Bupati.

Sae.. jalan na sae ? leresan atuh Pak !, ” ujarnya setengah teriak. Hal itu hanya di balas senyuman oleh Bupati dan para pejabat.

Novi, warga lainnya juga berharap kegiatan saba desa yang dilakukan oleh Bupati dan jajarannya ini bisa melihat  kondisi infrastruktur jalan di Dawuan yang rusak. (baca juga : Perbaikan Jalan, Kenapa Mesti Nunggu Lebaran?)

“Yah, semoga aja kalau Bupati sudah lihat sendiri, jalan yang rusak segera diperbaiki, jangan cuma sesepedahan doang” ungkapnya.

Terkait infrastruktur jalan yang rusak ini, rombongan Bupati Ojang juga pernah dicegat warga ketika gowes di Pabuaran. Ketika itu warga meminta Bupati untuk segera memperbaiki jalan kampungnya yang rusak parah.

Menurut Bupati Ojang program gowes saba desa ini akan terus dipertahankan supaya hubungan pejabat dan masyarakat  bisa semakin dekat. (baca juga : Tugu Setum Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan Distarkimsih).