Bupati Ojang Mundur Sebagai PNS

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang Ojang Sohandi memilih mundur dari status pegawai negeri sipil untuk terjun total di karier politik. “Saya sudah resmi mengundurkan diri dari PNS,” katanya, kepada Tempo, Selasa, 17 Maret 2015.

Ojang telah mengajukan pengunduran dirinya sejak 2013. Namun permintaannya baru direstui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Mendagri pada medio 2014.

Ihwal pengunduran diri Ojang dari PNS tersebut dibenarkan Asisten Bidang Kepegawaian Pemkab Subang Saar Abdul Gani. “Benar,” ujar Saar pendek.

Surat keputusan pemberhentiannya dikeluarkan pada 12 November 2013. Ojang mengundurkan diri pada saat menyandang pangkat/golongan ruang Penata Tingkat III/D.

Bupati Ojang Sohandi beserta istri

Bupati Ojang Sohandi beserta istri

Kini Ojang pun mulus berkarier di bidang politik dan menambatkan diri sebagai kader PDI Perjuangan yang sukses mengantarnya menjadi bupati pada pemilukada dua tahun lalu. Ojang berpasangan dengan Wakil Bupati Imas Aryumsingsih yang diusung Partai Golkar.

Pada saat digelar Konfercab PDI Perjuangan sepekan lalu, Ojang juga sukses didapuk menduduki jabatan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang periode 2015-2020. “Saya akan berikhtiar sekuat tenaga agar PDI Perjuangan tetap menjadi pemenang dalam pemilu legislatif dan pemilukada mendatang,” ujar Ojang.

Ojang juga berjanji lebih memajukan Subang dari sisa waktu tugasnya sebagai bupati tiga tahun ke depan. “Saya telah menggaungkan sekaligus melaksanakan program gerakan pembangunan untuk rakyat (Gapura),” ujar Ojang.

Program Gapura yang dicanangkannya itu meliputi bidang insfrastruktur berlanjutan, ekonomi kemasyarakatan, pendidikan untuk rakyat dan kesehatan.

Seorang kader PDI Perjuangan, Usep Suhaemi, mengapresiasi langkah Ojang yang telah mengundurkan diri dari PNS dan fokus menjadi kader sekaligur pemuncak partai.

“Supaya terjadi ekuilibrium (keseimbangan) kekuatan pada saat penyusunan anggaran,” ujar Usep memberikan alasan. Sebab, jika seorang bupati tidak menduduki jabatan puncak di partai dan partainya bukan partai pemenang biasanya gampang digoyang oleh legislatif. (Tempo)

  • andan

    tak butuh ucapan terindah dr seorang bupati. jgn berharap jabatan dan dudukan d partai atau dimana. yg terpenting coba fikirkan jalan pelosok timur subang, barat subang, selatan subang dan utara subang udh bagus blm? krn jalan bagian terpenting utk aktivitas