Tebar Pesan Damai, Kakek Ini Kayuh Sepeda Banten – Bali

KOTASUBANG.com, Subang – Tubuh rentanya dengan susah payah mendorong sepeda onthel di tanjakan jalan Kapten Piere Tendean, Subang, Senin [16/3/2015]. Sebuah tas dan beberapa botol air mineral tersimpan dalam sebuah kotak di jok belakang sepedanya. Sementara sebuah bendera merah putih juga menghiasi bagian belakang sepedanya tersebut.

Di ujung tanjakan tersebut ia berhenti sejenak kemudian mengatur kembali nafasnya yang terengah-engah. Sambil menenangkan nafas ia memperkenalkan diri kepada KOTASUBANG.com.

kakek banten bali 6

“Panggil saja saya pak Semar,” katanya.

Tak seperti kakek lainnya, di usia senjanya [65 tahun] ia justru memilih melakukan hal “gila”, yaitu bersepeda dari Banten menuju Bali yang berjarak sekitar 1200 km.

“Saya memang ga waras kok,” ujarnya sambil tersenyum.

Ditanya mengenai tujuan aksinya, kakek Semar hanya menjawab, “tujuan saya gembala sukma mengikuti rasa,” jawabnya.

“Saya tidak ada maksud apa-apa, cuma mengikuti kata hati saja. Cuma daripada sepeda kosong, maka saya pasangi berbagai tulisan. Semoga saja ada yang baca,” tambahnya.

kakek banten bali kakek tua banten bali

Ditengah-tengah kondisi negara saat ini, kakek tua ini berusaha menebarkan pesan damai kepada siapapun yang melihatnya.

“Tebar Kasih, Buang Keangkuhan, Damailah Bangsaku,” tulisan ini terpasang disamping sepedanya sementara di sisi lain tertulis, “Buang kekerasan, keangkuhan, kesombongan, ketamakan dan kerakusan”.

Rupanya ini sudah kali ke-empat kakek ini melakukan aksi serupa. Bersepeda dari Banten Ke Bali mulai ia lakukan tahun 2011 lalu.

Semangatnya yang luar biasa diusia senja harus dijadikan contoh, terutama oleh generasi muda.

Berita Terkait: