Kisah Pilu Tegar, Justin Bieber dari Subang

Tegar Septian masih malu-malu kalau pertama diajak mengobrol. Tapi ia akan heboh dan ceria beberapa menit kemudian kalau hatinya lagi cocok. Rambut pirang gelombangnya membentuk poni yang menutupi kening, bergerak-gerak dan sedikit mirip penyanyi asal Kanada, Justin Bieber, pada awal ia terkenal. Tegar mengaku ia ingin seperti selebriti itu. “Tegar memang ingin terkenal kayak Justin Bieber, ” katanya kepada Tempo, beberapa waktu silam.

Bocah asal Subang yang kini remaja ini memang memiliki kisah perjalanan karier mirip Justin Bieber, tenar melalui media sosial YouTube. Ia terkenal lewat video berjudul “Pengamen Cilik Kota Subang-Kreatif dan Merdu” yang diunggah ke media sosial itu pada 23 Mei 2012. Suaranya yang khas sempat menarik perhatian salah satu mahasiswa asal Subang yang mengunggah video Tegar berlatar kedai sederhana itu. Ternyata masyarakat dunia maya pun menyukai aksi bernyanyi anak itu. Lebih dari 9,3 juta penonton yang melihat aksinya menyanyi di YouTube.

Sesuai dengan judul videonya itu, sebelum ia mulai terkenal, Tegar Septian, anak pertama dari empat bersaudara itu, memang pernah berprofesi sebagai pengamen cilik. Dunia jalanan sudah sangat hangat di dirinya. “Semua keluarga Tegar dulu ngamen,” kata anak yang memang sudah diajak ke jalanan sejak berada di kandungan ibunya itu.

Sejak umur empat tahun, anak pasangan Ratna Dwi Sasi dan Haris ini sudah biasa mengamen sendiri. Dengan ukulelenya, Tegar Septian menyanyi di lampu merah, di depan toko, tempat makan lesehan atau di bis di daerah asalnya Subang, Jawa Barat. “Di mana saja deh, yang penting bisa menghasilkan uang,” kata Tegar yang dari mengamen biasa menghasilkan Rp 50-100 ribu perhari.

tegar subang

Kesulitan keuangan memang membelitnya saat itu. Tegar Septian yang sempat putus sekolah itu dulu terbiasa jarang pulang demi mencari uang untuk menghidupi dirinya dan keluarga baru ibunya. Tegar terbiasa tidur di ubin emperan toko bersama teman-temannya tanpa alas. Ayah dan ibu kandungnya sudah lama berpisah setelah Tegar lahir. Keduanya pun menikah lagi dan Tegar tinggal bersama keluarga ibunya.

Tegar mengaku sudah biasa diusir dan dibentak oleh pemilik toko yang hendak membuka toko. Ia pun paling takut ketika berhadapan dengan preman jalanan yang memalak hasil keringatnya bahkan kadang dengan pukulan. “Kalau di jalanan itu sudah biasa, ” kata Tegar pasrah.

Kalau sudah kehabisan uang, Tegar biasanya akan meminjam uang atau berbagi makanan dengan teman seperjuangannya. Selain untuk makan, Tegar juga sering membelanjakan uangnya ke warung Internet dengan bermain game online. Dari dunia maya pula ia belajar menyanyi dengan beberapa genre musik, sepesti jazz dan pop. Di depan Tempo, ia dengan bagusnya bisa menyanyikan lagu bergaya jazz yang pernah dipopulerkan Citra Scholastika.

Tegar Septian juga bisa menyanyikan lagu berbahasa Inggris yang ia pelajari secara otodidak dari dunia maya. Karena bakatnya itu, ia pun pernah diminta untuk bernyanyi di sebuah cafe dengan honor sekitar Rp 300 ribu. Di usianya yang masih sangat muda itu pula, ia berhasil menyisihkan sedikit uangnya untuk membantu kelahiran salah satu adik tirinya dari hasil mengamen.

Alfas Hermansyah, manajernya ketika itu, melihat bocah penuh talenta itu. Selain melalui dunia maya, Alfas ternyata sudah beberapa kali melihat Tegar beraksi di jalanan. Tegar pun diajak mengikuti sebuah ajang pencarian bakat sebuah operator seluler dan berhasil meraih juara 3 pada kompetisi itu.

Karier Tegar menanjak. Wajahnya kerap tampil di berbagai media nasional berkolaborasi dengan berbagai band top Tanah Air, seperti Noah, dan Netral. Ia bahkan sudah bolak-balik Singapura-Malaysia-Brunei untuk menghibur penggemarnya di negeri tetangga. Tegar pun sempat diajak salah satu aktor Malaysia untuk bermain film di Amerika Serikat. Ia juga konser di sebuah mal di Hong Kong yang penontonnya harus membeli tiket.

Dalam setahun terakhir, Tegar Septian dengan manajernya, Arif Dollah asal Singapura, banyak tampil di Malaysia dan Singapura. Justru di sana terjadi masalah yang dihadapi remaja ini. Tiba-tiba ia melaporkan manajernya karena menipu dan membelanjakan duit simpanan Tegar sehingga habis. Arif juga didakwa membawa lari paspor serta barang pribadi Tegar Septian. Tegar akhirnya melapor ke Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Tegar memang ingin seterkenal Justin Bieber. Namun begitu ia populer sekarang, ia harus belajar berhati-hati seperti Justin Bieber yang dikritiknya, yang belakangan menjadi sombong. (Tempo)

Artikel Terkait:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here