Terlupakan, Kampung Bersejarah Lahirnya Kabupaten Subang

Gunung Ciangkasa merupakan jalur yang harus dilalui jika melalui jalan Cikadu - Sukahurip- Cipeuris - Subang Kota

KOTASUBANG.com, Subang – Jalan Impian, demikian jalan menuju kampung Cikadu, Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe ini dinamakan. Entah siapa yang memberi namanya, menurut Kepala Desa Cikadu jalan ini sudah lama dinamakan demikian. Tepat di ujung jalan ini berdiri sebuah monumen perjuangan, Palagan Cikadu.

“Ya, namanya jalan impian, sejak dulu namanya demikian, mungkin para pejuang veteran dulu yang menamakannya,” ujar Wawan, Kepala Desa Cikadu.

Ketika pecah Agresi Militer Belanda I, wilayah Cikadu dan Cimenteng merupakan camp konsentrasi para gerilyawan. Jalan ini merupakan salah satu jalur lalu lintas para gerilyawan ketika itu. Mungkin ketika itu para pejuang berharap perjalanan gerilya melalui jalur ini, kelak mimpi kemerdekaan bisa benar-benar terwujud. Di kampung Cikadu ini pula lah Kabupaten Subang terbentuk, dalam sebuah rapat darurat yang digelar 5 April 1948. [baca juga : Di Kampung Inilah Sejarah Terbentuknya Kabupaten Subang Bermula]

Tugu Palagan Cikadu, Desa Ciakdu, Kecamatan Cijambe
Tugu Palagan Cikadu, Desa Ciakdu, Kecamatan Cijambe

Namun ironis, kini jalan Impian tersebut rusak parah, sudah bertahun-tahun tak tersentuh perbaikan. Sebagian besar hanya tinggal batu-batu berserakan tanpa aspal. Berdasarkan pantauan KOTASUBANG.com sebenarnya bukan hanya jalan ini saja yang rusak parah, hampir semua jalan menuju Desa Cikadu dan Desa Cimenteng dalam kondisi yang hampir sama. [baca juga : Tugu Setum Menuai Kontroversi, Ini Penjelasan Distarkimsih]

“Itulah, infrastruktur jalan rusak parah, seolah-olah sejarah yang terjadi di kampung ini dilupakan. Padahal di kampung inilah sejarah Kabupaten Subang ini berawal. Di sini pula para pejuang yang hendak hijrah ke Yogya waktu itu berkumpul, bahkan ada seorang pejuang yang gugur ditembak Belanda di sini,” ungkap Wawan.

Mengingat peristiwa sejarah pembentukan Kabupaten Subang terjadi di daerah ini, Wawan berharap agar kampung ini diperhatikan.

cikadu cijambe subang
Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Cikadu – Sukahurip – Subang Kota dalam kondisi rusak parah
Kondisi jalan menuju Desa Sukahurip dari Cikadu, kiri kanannya merupakan milik lahan Perhutani
Kondisi jalan menuju Desa Sukahurip dari Cikadu, kiri kanannya merupakan lahan milik Perhutani

“Kalau dulu setiap hari jadi selalu ada acara napak tilas sejarah dari Pemkab ke sini, namun sayang sejak tahun  204 tak pernah ada lagi acara seperti itu,” keluhnya.

Sementara itu Kepala Staff Museum Daerah Subang, Yusep Wahyudin mengungkapkan peristiwa sejarah yang terjadi di kampung Cikadu tersebut sebenarnya bukan hanya sejarah Subang saja tapi juga terkait dengan sejarah Kabupaten Purwakarta dan Karawang.

“Peristiwa yang terjadi di Kampung Cikadu ketika itu adalah sejarah bersama Kabupaten Subang, Karawang dan Purwakarta. Seharusnya Kepala daerah dari tiga wilayah ini bisa bersama-sama napak tilas ke kampung Cikadu untuk mengenang peristiwa tersebut,” ujar Yusep.

Gunung Ciangkasa merupakan jalur yang harus dilalui jika melalui jalan Cikadu - Sukahurip- Cipeuris - Subang Kota
Gunung Ciangkasa merupakan jalur yang harus dilalui jika melalui jalan Desa Cikadu – Sukahurip- Cipeuris – Subang Kota

Di kampung Cikadu terjadi 2 kali rapat penting pembentukan pemerintahan darurat. Rapat pertama tanggal 24 dan 25 Oktober 1947 yang hasilnya membentuk pemerintahaan darurat yang dibagi menjadi Karawang Barat dan Karawang Timur dan penunjukkan koordinatornya. Kemudian pada tanggal 5 April 1948 dua wilayah tersebut ditetapkan menjadi Kabupaten Karawang Barat dan Kabupaten Karawang Timur serta penunjukkan Bupatinya.

Wilayah Kabupaten Karawang Timur saat itu meliputi gabungan Wilayah Purwakarta dan Subang saat ini dengan pusat pemerintahan berada di Subang. Penetapan nama Kabupaten Karawang Timur pada tanggal 5 April 1948 tersebut dijadikan momentum hari jadi Kabupaten Subang yang kemudian ditetapkan melalui Keputusan DPRD No. : 01/SK/DPRD/1977. Namun faktanya pemisahan Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakarta baru terjadi tanggal  29 Juni 1968 berdasarkan Undang-undang nomor 4 tahun 1968 tentang pembentukan Kabupaten Subang dan Purwakarta.

Berita Terkait: