Bangunan Heritage di Subang Dibiarkan Terbengkalai

KOTASUBANG.com, Subang – Coretan vandal mulai memenuhi tugu Hofland yang terletak di tengah pemakaman Kristen Kerkoff, Jalan MT Haryono. Beberapa bagian tugu sudah rompal oleh tangan-tangan jahil dan pagar besi yang dulu mengelilinginya telah hilang dicuri. Dan kini patung tuan Hofland yang dulu berada di puncak tugu telah disimpan di dalam museum Wisma Karya bersama 1 patung lainnya, sementara 1 patung lagi hilang entah kemana. Itulah kondisi terakhir tugu Hofland yang merupakan sisa sejarah Subang ini, tak terawat dan diabaikan. (baca juga : Inikah Pusara Tuan Hofland Sang “Pemilik” Subang Zaman Dulu ?)

Di beberapa bagian lain pemakaman masih terlihat beberapa nisan kuno dengan bentuk unik khas Eropa. Beberapa tugu nisan diantaranya terlihat menyembul diantara kebun singkong. Ya, kini sebagian lahan yang dulu merupakan pemakaman gegeden Pamanoekan en Tjiasem Landen itu telah berubah menjadi kebun jagung dan singkong. Ratusan makam lainnya sudah rusak dan hilang karena tidak dirawat.

Beberapa nisan zaman P n T Land ditengah kebun singkong di area pemakaman Kerkoff

Beberapa nisan zaman P n T Land ditengah kebun singkong di area pemakaman Kerkoff

“Dulu di sini ada sekitar 200 makam Belanda, tapi mayoritas sudah rusak dan hilang. Ini tugu Hofland sekarang sudah rusak, tahun 2002 lalu juga patung-patungnya ada yang nyuri. Katanya tugu ini bersejarah, harusnya sih ada anggaran buat merawatnya,” kata Udung penjaga pemakaman Kerkoff kepada KOTASUBANG.com (15/2/2014).

Udung juga menambahkan akhir-akhir ini malah banyak anak-anak kecil yang mencari bahan batu akik di pemakaman ini.

“Apalagi sekarang banyak anak kecil merusak nyari-nyari batu ali segala di sini, padahal mereka gak pernah dapet apa-apa,” ungkap Udung.

Khadar Hendarsah staff museum daerah Subang juga membenarkan rusaknya tempat pemakaman zaman Pamanoekan en Tjiasem landen ini.

“Sayang sebagian makam sudah rusak, mungkin dijarah masyarakat karena dikiranya ada harta karun. Padahal tidak pernah ditemukan apa-apa,” ungkapnya.

Kondisi tugu saat ini, rusak karena aksi vandalisme

Kondisi tugu saat ini, rusak karena aksi vandalisme

Selain pemakaman Kerkoff dan tugu Hofland, berdasarkan pengamatan KOTASUBANG.com hampir semua bangunan heritage di kota Subang juga mengalami hal serupa. Heritage tersebut cenderung tak terawat dan memang terlihat diabaikan, baik yang sudah berada ditangan swasta maupun milik pemerintah.

Menanggapi banyaknya bangunan heritage yang tak terawat tersebut Ketua DPRD Subang, Ir. Beni Rudiono mengungkapkan, ke depan DPRD segera menggodok Peraturan Daerah mengenai heritage / Cagar Budaya ini.

“Kita akan segera buat Perda heritage / cagar budaya untuk melestarikan¬† peninggalan-peninggalan sejarah, termasuk bangunan heritage yang kini ada ditangan swasta akan kita coba ambil lagi, karena ternyata tidak dirawat dan malah terlihat kumuh dan jadi sarang hantu, apalagi di pusat kota,” kata pria yang seringkali mengungkapkan sejarah P n T Land dalam berbagai kesempatan ini.

“Dengan adanya perda heritage ini, sedikit demi sedikit kita beri perhatian khusus pada bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Subang,” pungkasnya.

Keberadaan bangunan-bangunan heritage di Subang ini sebenarnya sangat penting, selain sebagai ciri khas kota, jika digarap dengan baik peninggalan sejarah ini merupakan potensi wisata yang luar biasa. Selain menjual wisata alamnya, sudah saatnya mengenalkan Subang sebagai kota sejarah. (baca juga : Beginilah Subang, 2000 Tahun Sebelum Masehi)