Bupati Subang Terima Rekomendasi Terkait Batik Purba

KOTASUBANG.com, Subang – Menindaklanjuti acara “ngadabrul” batik purba yang diselenggarakan oleh berbagai komunitas yang diselenggarakan 12 Desember 2014 dan 9 Januari 2015 lalu. Hari ini, Selasa (20/1/2014) berbagai komunitas yang digawangi oleh Pemuda Sadar Wisata menyerahkan usulan rekomendasi kepada Bupati Subang terkait pengembangan batik dengan motif prasejarah dari bejana perunggu.

Jamal Kumaunang ketua Pemuda Sadar Wisata mengungkapkan “ngadabrul” yang diselenggarakan dan dihadiri oleh berbagai komunitas seperti Komunitas Budaya Ringkang Nonoman, Sobat Budaya Subang, Himpaudi, KOMUKS, Facebooker Subang, HMI Subang, Subang Creative, Rampes, Charios Multimedia dan Bingkai Fotografi Subang beberapa waktu lalu telah menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait hasil diskusi ini.

Ketua Pemuda Sadar Wisata, Jamal Kumaunang menjelaskan mengenai motif batik purba kepada Bupati Ojang Sohandi (20/1/2014)

Ketua Pemuda Sadar Wisata, Jamal Kumaunang menjelaskan mengenai motif batik purba kepada Bupati Ojang Sohandi (20/1/2014)

“Ada 6 poin yang kita rekomendasikan untuk ditindaklanjuti terkait pengembangan motif batik ini, salah satunya mendorong pemerintah untuk mempatenkan motif batik tersebut sebagai salah satu kekayaan Subang,” ungkapnya.

Keenam poin rekomendasi tersebut yaitu :
1. Segera membentuk team kajian secara resmi untuk mengkaji lebih lanjut terkait usulan motif batik dari corak benda prasejarah yang ditemukan di Subang
2. Menetapkan corak pada bejana perunggu sebagai motif batik khas Subang
3. Segera menentukan langkah-langkah lain secara bersama untuk mensosialisasikan motif batik khas Kabupaten Subang
4. Mempatenkan corak pada bejana perunggu sebagai motif batik khas Subang
5. Segera melakukan pengamanan dan penataan situs dimana bejana perunggu ditemukan
6. Melakukan berbagai upaya agar penemuan bejana perunggu di Kabupaten Subang dijadikan sebagai bagian kelengkapan dari penemuan-penemuan artefak prasejarah, serta memasukannya ke dalam buku-buku sejarah Indonesia ataupun laporan-laporan resmi bidang arkeologi.

Sementara itu wakil dari komunitas budaya Ringkang Nonoman, Nandang Kusnadar mengungkapkan manifestasi motif batik khas Subang bercorak artefak purba yang ditemukan di Subang ini merupakan momentum langkah strategis pemerintah daerah Kabupaten Subang dalam membangkitkan spirit kebanggaan masyarakat Subang.

“Langkah strategis ini penting diakomodir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, sebagai upaya untuk mewujudkan kontribusi dua arah yang harmonis antara Pemerintah dan masyarakatnya. Sehingga tindakan nyata keterlibatan dan kebersamaan ini diharapkan memicu sinergitas, spirit, kebanggaaan dan menegakkan orientasi pembentukan identitas budaya, melalui penataan nilai-nilai dan norma-norma berbasis fakta dari rentang sejarah pendukung kebudayaannya,” pungkasnya. (baca juga : Bupati Instruksikan Disbudparpora Tindaklanjuti Pengembangan Batik Purba)