Ungkap Kasus Narkoba 11 Anggota Polres Subang Dapat Penghargaan

KOTASUBANG.com, Subang – 11 anggota Satnakoba dan Polsek Pamanukan termasuk Kasatnarkoba, Dony Agung serta Kapolsek Pamanukan Sudjoko, Kamis (15/1/2015) mendapat penghargaan dari Kapolres Subang Harry Kurniawan. Penghargaan itu diberikan berkat keberhasilan mereka mengungkap sekaligus menggagalkan peredaran sabu-sabu di Kabupaten Subang serta menyita barang bukti sebanyaak 2,7 kilogram.

Pemberian penghargaan berlangsung di sela-sela apel pagi, di halaman Mapolres Subang. Kapolres menyerahkan langsung penghargaan kepada setiap anggota, kasat narkoba, dan Kapolsek Pamanukan. Dari sebelas penerima penghargaan itu masing-masing lima orang dari Polsek Pamanukan dan enam orang dari Satuan Narkoba Polres Subang.

Kapolres mengatakan pengungkapan peredaran sabu-sabu seberat 2,7 kilogram ini merupakan terbesar dan menjadi sejarah bagi Polres Subang. Selain itu berdasarkan data dari Polda Jabar juga pengungkapan sabu-sabu di Subang ini termasuk salah satu pengungkapan terbesar di wilayah hukum kepolisian wilayah Jawa Barat.

polres

“Jadi sudah sepantasnya kami memberikan penghargaan kepada Kasat naroba, dan Kapolsek Pamanukan. Sebab mereka bisa ngungkap peredaran sabu-sabu dengan barang bukti 2,7 kilorgam atau senilai Rp 4 miliar,” ujarnya.

Menurut Kapolres, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi bagi kinerja anggotanya yang telah berhasil menorehkan prestasi. Nanti kedepannya diharapkan bisa memotivasi para anggota lainnya. Jejak prestasi seperti ini harus bisa diikuti dan dilaksanakan oleh setiap anggota.

Kasat Narkoba Polres Subang, Dony Agung mengungkapkan terimakasih terhadap penghargaan yang telah di berikan Kapolres Subang.”Kami bangga bisa mendapatt penghargaan ini. Kami berharap, Penghargan ini akan menjadi cambuk bagi untuk lebih giat lagi,” paparnya.

Dikatakan Dony, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus shabu-shabu tersebut. “Kami masih mengejar satu DPO dalam kasus itu,kami targetkan bisa tertangakap dan terungkap sampai ke dasar-dasarnya,” tuturnya. (Pikiran Rakyat)

Berita Terkait: