Ada Retakan di Dasar Kawah Tangkuban Perahu

KOTASUBANG.com, Ciater – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mendapati adanya retakan baru di dasar kawah Gunung Tangkuban Perahu. Fakta adanya retakan baru ini membuat PVMBG mengintensifkan proses pengamatan dan analisis data kegempaan karena berpotensi terjadi letusan.

Kepala Sub Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan, retakan tersebut berukuran sekitar 20-30 meter dan baru diketahui pada Jumat 2 Januari 2015 atau tiga hari setelah gunung yang terletak di antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat statusnya dinaikkan dari Level I Normal ke Level II Waspada.

Hendra memastikan retakan di Kawah Ratu tersebut merupakan retakan baru dan bukan berasal dari letusan yang pernah terjadi pada Oktober 2013.

Retakan di dasar kawah Tangkuban Parahu

Retakan di dasar kawah Tangkuban Parahu

“Ada potensi terjadi letusan. Kami masih terus melakukan pengamatan, analisis dan evaluasi. Ada retakan di pusat kawah yang baru diketahui kemarin (2 Januari). Saat ini, kami gunakan peralatan baru yang berfungsi untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Tangkuban Perahu,” katanya.

Karena situasi ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, terutama yang berada atau tinggal tak jauh dari kawah Gunung Tangkuban Perahu untuk waspada.

“Kami naikkan jadi ke level waspada untuk memberikan peringatan kepada masyarakat. Tapi, kami juga berharap dan meminta masyarakat agar tidak panik dan sabar,” ujar Hendra.

Karena peningkatan aktivitas di Gunung Tangkuban Perahu ini, pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Perahu terpaksa menutup kawasan wisata yang sebelum dinaikkan ke level waspada mampu membetot puluhan ribu pengunjung selama libur sekolah dan Natal lalu.

Kondisi itu tak lepas dari rekomendasi pihak PVMBG yang melarang warga ataupun wisatawan dan pendaki mendekati kawah Tangkuban Perahu dalam radius 1,5 kilometer. (vivanews)